Kompas.com - 22/07/2014, 09:24 WIB
Tambi Jiee dan keluarga selama tiga tahun tinggal di Kazhakstan. BBCTambi Jiee dan keluarga selama tiga tahun tinggal di Kazhakstan.
EditorEgidius Patnistik
KUALA LUMPUR, KOMPAS.COM — Satu keluarga Malaysia yang ingin pulang ke Malaysia sebelum hari raya Idul Fitri tewas dalam pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di Ukraina.

Mereka adalah Tambi Jiee bersama istrinya Ariza dan putrinya Marsha Azmena, yang berusia 15 tahun, serta tiga putra, Muhammad Afif, 19 tahun, Muhammad Afzal, 17 tahun, dan Muhammad Afruz, 13 tahun.

Selama tiga tahun terakhir, keluarga itu tinggal di Kazakhstan, tempat Tambi bekerja di perusahaan minyak Shell Oil.

Penerbangan mereka dari Amsterdam ke Kuala Lumpur pada Kamis 17 Juli lalu sekaligus merupakan kepindahan mereka untuk kembali ke Kuala Lumpur karena tugas Tambi di Kazakhstan sudah selesai dan ingin tiba kampung halaman sebelum Idul Fitri.

Namun, mereka tidak pernah tiba di Malaysia karena pesawat MH17 jatuh ditembak oleh rudal di Ukraina timur, yang diduga dilakukan kelompok pemberontak yang didukung Rusia.

"Saya amat kehilangan mereka. Kami akan amat kehilangan," tutur Madzalina Ghazalee, adik perempuan Ariza, kepada wartawan BBC, Alice Budisatrijo, yang berkunjung ke rumah keluarga Ariza di Kuching.

Madzalina kemudian memperlihatkan foto Tambi dan Ariza bersama keempat anaknya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat Madzalina bercerita, ibu Ariza—Dayang Jamilah Noriah yang berusia 72 tahun—duduk diam di kursinya.

Dia kehilangan putrinya, menantunya, serta empat cucunya dan berharap agar jenazah orang-orang yang dicintainya bisa ditemukan kembali.

Pesawat MH17 juga membawa satu keluarga campuran Indonesia dan Belanda yang akan menuju ke Solo, Jawa Tengah.

Yuli Hastini asal Solo bersama suaminya John Paulisen serta kedua anaknya, Arjuna Paulisen dan Sri Paulisen, rencananya ingin ke makam ibu Yuli sekalian berlibur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X