Kompas.com - 07/07/2014, 00:44 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

Departemen Luar Negeri AS mengatakan sangat terganggu dengan laporan pemukulan itu dan menuntut penyelidikan. Di Tepi Barat, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan ia telah mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon untuk meminta pembentukan komite investigasi internasional atas kasus kekerasan termasuk pembunuhan Khadeir.

Protes di Jerusalem dan kawasan utara Israel dilakukan oleh warga Arab Israel, yakni warga Arab yang memiliki kewarganegaraan Israel. Meski warga negara, mereka kerap mendapatkan perlakuan diskriminatif dan tetap dianggap sebagai orang Palestina.

Tiga remaja Israel hilang pada 12 Juni 2014 dan mayatnya ditemukan pada 30 Juni 2014. Pemerintah Israel menuduh Hamas bertanggung jawab atas pembunuhan itu, dan sudah dibantah.

Pada Rabu (2/7/2014), Khadeir yang hendak shalat subuh dibantai. Dia sedang berjalan ke masjid di lingkungan kelas menengah, Shuafat, ketiga setidaknya tiga pria memaksanya masuk ke mobil dan melaju pergi. Ayahnya, Hussain Abu Khedair, bertutur jasad putranya ditemukan satu jam kemudian di salah satu hutan di Yerusalem.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.