Kompas.com - 04/07/2014, 11:09 WIB
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.COM - Amerika Serikat, Kamis (3/7/2014), menentang seruan pemimpin Kurdi Irak tentang referendum kemerdekaan. AS mengatakan, Irak hanya bisa mengusir kelompok radikal yang menyebut dirinya Negara Islam Irak dan Suriah (atau ISIS) jika tetap bersatu.

Massud Barzani, pemimpin daerah otonom Kurdi, sebelumnya mengatakan kepada parlemen untuk membuat persiapan bagi sebuah "referendum tentang penentuan nasib sendiri."

Namun Gedung Putih, yang telah bekerja di belakang layar mencoba meyakinkan para pemimpin Sunni, Syiah dan Kurdi Irak untuk membentuk pemerintahan bersama di Baghdad, menyambut dingin atas ide itu.

"Faktanya adalah kami tetap percaya bahwa Irak lebih kuat jika bersatu," kata juru bicara Gedung Putih Josh Earnest. "Itulah sebabnya Amerika Serikat terus mendukung Irak yang demokratis, pluralistik dan bersatu, dan kami akan terus mendesak semua pihak di Irak untuk terus bekerja bersama menuju tujuan tersebut."

Wakil Presiden AS Joe Biden kemudian bertemu kepala staf Barzani, yaitu Fuad Hussein di Gedung Putih, dan mengatakan kepada delegasi Kurdi itu tentang "pentingnya pembentukan pemerintahan baru di Irak yang akan bekerja sama dengan semua masyarakat" demi memerangi ISIS, kata pernyataan Gedung Putih.

Biden juga berbicara tentang derita Irak dalam pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan. Pembicaraan dengan Erdogan itu merupakan bagian dari upaya Washington membangun dukungan di kalangan pemain utama di wilayah itu untuk membentuk pemerintahan bersama Irak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.