Kompas.com - 13/06/2014, 22:52 WIB
EditorErvan Hardoko
BAGHDAD, KOMPAS.com — Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menjadi kelompok militan terkaya setelah menjarah uang sebesar 429 juta dollar AS atau sekitar Rp 5 triliun dari sejumlah bank di kota Mosul, Irak.

Gubernur Mosul Atheel al-Nujaifi membenarkan laporan yang ditayangkan televisi Kurdi bahwa ISIS menjarah sejumlah bank di seluruh penjuru Mosul. Selain uang, pasukan ISIS juga menggondol emas dalam jumlah yang cukup besar.

Dengan jarahan ini, ISIS kini lebih kaya dari kelompok Al Qaeda yang diperkirakan memiliki kekayaan antara 70-400 juta dollar AS.

Kekayaan yang dimiliki ISIS ini setara, bahkan lebih, jika dibandingkan sejumlah negara kecil, seperti Tonga, Kiribati, Kepulauan Marshall, dan Kepulauan Falkland.

Setelah merebut kota Mosul, ISIS juga membebaskan lebih dari 1.000 orang narapidana dari penjara terbesar Mosul. Mereka juga menguasai Bandara Mosul dan sejumlah stasiun televisi lokal.

Selain menjarah uang dan emas, ISIS juga merampas persenjataan militer buatan AS dalam jumlah yang signifikan. Bahkan, dalam sejumlah foto yang dirilis ISIS, para pejuang kelompok itu berkonvoi mengendarai Humvee, yang adalah mobil militer buatan AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.