Kompas.com - 26/03/2014, 22:54 WIB
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un KNS / KCNA / AFPPemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un
EditorErvan Hardoko

PYONGYANG, KOMPAS.com — Kaum pria di Korea Utara sekarang diwajibkan memotong rambut dengan model yang sama dengan pemimpin mereka, Kim Jong Un.

Peraturan pemerintah tersebut diumumkan di kota Pyongyang sekitar dua pekan lalu, lapor sejumlah media.

Kebijakan tersebut sedang disebarkan ke seluruh penjuru negara itu meskipun sejumlah orang enggan melakukannya.

"Potongan rambut pemimpin kami sangat khusus," kata sejumlah sumber kepada Radio Free Asia.

"Tidak selalu cocok untuk semua orang karena masing masing dari kita memiliki bentuk muka dan kepala yang berbeda."

Sementara itu, warga Korea Utara yang tinggal di China mengatakan, gaya rambut seperti itu tidak digemari di Korea Utara karena mirip penampilan para penyelundup China.

"Sejak pertengahan tahun 2000-an kami menamakannya potongan rambut penyelundup China," lapor The Korea Times.

Meski mirip penyelundup China, tampaknya gaya rambut ini sudah cukup lama disetujui Pemerintah Korea Utara.

Sampai sejauh ini warga negara Korea Utara boleh memilih dari 18 potongan rambut yang tersedia untuk wanita dan 10 gaya untuk pria.

Sebelumnya, stasiun televisi Pemerintah Korea Utara meluncurkan kampanye antirambut gondrong. 

"Mari kita memotong rambut sesuai dengan gaya hidup sosialis," demikian isi kampanye antirambut gondrong itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X