Kompas.com - 26/03/2014, 07:49 WIB
REUTERS/HAMAD I MOHAMMED

Kursi yang disediakan untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad dibiarkan kosong dalam Konferensi Tingkat Tinggi Ke-25 Liga Arab tahun 2014 di Kuwait City, Kuwait, Selasa (25/3). KTT Liga Arab antara lain membicarakan krisis politik dan perang saudara di Suriah yang memasuki tahun keempat. REUTERS/HAMAD I MOHAMMEDREUTERS/HAMAD I MOHAMMED Kursi yang disediakan untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad dibiarkan kosong dalam Konferensi Tingkat Tinggi Ke-25 Liga Arab tahun 2014 di Kuwait City, Kuwait, Selasa (25/3). KTT Liga Arab antara lain membicarakan krisis politik dan perang saudara di Suriah yang memasuki tahun keempat.
EditorEgidius Patnistik
KAIRO, KOMPAS.COM — Konferensi Tingkat Tinggi Ke-25 Liga Arab, Selasa (25/3), dimulai di Kuwait di tengah perpecahan terburuk di antara negara-negara Arab sejak berdirinya Liga Arab tahun 1945. Hanya 13 dari 22 kepala negara Arab yang hadir pada forum KTT itu.

KTT bertema ”KTT solidaritas untuk meraih masa depan lebih baik” menunjukkan keinginan para pemimpin Arab membangun solidaritas kembali dan mengakhiri perpecahan mereka.

Sejumlah pemimpin Arab yang menyampaikan sambutan pada acara pembukaan KTT itu memperlihatkan keinginan mereka terciptanya rekonsiliasi antara sesama negara Arab dan juga di internal negara Arab sendiri. Namun, mereka terlihat berbeda pendekatan dalam mewujudkan rekonsiliasi itu.

Memantau dari Kairo Mesir, wartawan Kompas, Musthafa Abd Rahman, melaporkan, Emir Kuwait, Sheikh Sabah al-Ahmad, mengatakan, ruang titik temu di antara sesama negara Arab jauh lebih besar daripada titik perbedaannya. Ia meminta negara-negara Arab mewujudkan rekonsiliasi dan solidaritas.

Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil al-Arabi mengatakan, ketegangan hubungan dan perpecahan negara-negara Arab mengancam stabilitas kawasan. Dia meminta semua pihak di dunia Arab berusaha mengakhiri ketegangan hubungan itu dalam upaya mewujudkan solidaritas.

”Kami harus terbuka membahas faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya ketegangan hubungan itu,” ujar Al-Arabi dalam bagian pidatonya.

Namun, mereka berbeda pendapat terkait rekonsiliasi di Mesir. Qatar menyampaikan keinginannya segera terwujud stabilitas dan keamanan di Mesir. Namun, Qatar meminta segera digelar dialog yang melibatkan semua kekuatan politik di Mesir tanpa kecuali untuk mewujudkan rekonsiliasi itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun Kuwait dan Arab Saudi meminta semua pihak di Mesir komitmen melaksanakan peta jalan masa depan yang dirancang militer sebagai pintu masuk menuju rekonsiliasi dalam upaya mewujudkan stabilitas dan keamanan di negara itu.

Kuwait dan Arab Saudi saat ini dikenal pendukung kuat pemerintah sementara Mesir yang didukung militer itu.

Terkait isu Palestina, Qatar lebih fokus menyorot blokade atas Jalur Gaza. Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, mengecam keras terus berlanjutnya aksi blokade Israel terhadap Jalur Gaza. Al-Thani meminta semua negara Arab berusaha membantu mengakhiri blokade itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.