Gagal, Ancaman untuk Olimpiade Sochi di Pesawat Tujuan Turki

Kompas.com - 08/02/2014, 03:24 WIB
Ilustrasi bom. ShutterstockIlustrasi bom.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

ANKARA, KOMPAS.com - Seorang penumpang Ukraina dalam penerbangan menuju Istanbul, Turki, Jumat (7/2/2014), mengatakan di pesawat tersebut ada bom dan dia berencana membajak pesawat itu untuk diterbangkan ke Sochi, Rusia, tempat Olimpiade Musim Dingin berlangsung.

Menyusul informasi tersebut, pesawat tempur F-16 segera diterbangkan dan mengawal pesawat penumpang tersebut mendarat ke Bandara Sabiha Gokcen Istambul, yang adalah tujuan pendaratan.

Televisi negara Turki, TRT, mengatakan otoritas keamanan setempat memastikan penumpang asal Ukraina itu menyerahkan diri dan dia dibawa ke tahanan polisi.

Di dalam pesawat itu ada 110 penumpang yang berangkat dari Kharkiv, Ukraina. Tidak ada keterangan apakah sempat ada evakuasi begitu pesawat mendarat.

Habib Soluk, perwakilan Kementerian Perhubungan Turki, mengatakan kepada NTV bahwa penumpang tersebut tiba-tiba berdiri dan berteriak bahwa di kabin pesawat ada bom. Dia lalu mencoba memasuki kokpit yang terkunci.

Kapten Pilot, Ilyas Karagulle, segera menyampaikan informasi ke darat bahwa ada upaya pembajakan. Bandara pun bersiaga. "Pria itu berusaha meyakinkan bahwa pesawat menuju Sochi," kata Soluk.

Kantor berita Interfax mengutip Ukraina Security Service, badan keamanan utama negara, mengatakan penumpang yang mencoba untuk membajak pesawat itu dalam keadaan mabuk alkohol berat.

Otoritas tersebut mengatakan dalam pernyataannya bahwa tak ditemukan ada senjata apalagi bom dalam kabin pesawat itu.

Pegasus Airlines, operator pesawat tersebut, mengonfirmasi tentang ancaman bom dalam salah satu pesawat mereka yang terbang menuju Kharkiv.

Pesawat mendarat pada pukul 18.00 waktu Turki, menjelang detik-detik pembukaan Olimpiade Sochi. Sekitar 100.000 polisi, petugas keamanan, dan tentara membanjiri Sochi, seiring janji Rusia untuk memastikan olimpiade ini akan menjadi yang paling aman dalam sejarah.

Ketakutan yang dipicu teror bom bunuh diri baru-baru ini telah menyebabkan para atlet, penonton, dan pejabat di seluruh dunia gelisah dengan potensi ancaman di Sochi. Olimpiade ini berlangsung pada 7 sampai 23 Februari 2014, mendapat ancaman serangan milisi dari kawasan Kaukasus Utara.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X