Polisi Tanzania Tangkap 38 Pelaku Sunat Perempuan

Kompas.com - 16/12/2013, 20:54 WIB
Secara umum jumlah sunat perempuan dengan mutilasi menurun. BBCSecara umum jumlah sunat perempuan dengan mutilasi menurun.
EditorErvan Hardoko
DAR ES SALAAM, KOMPAS.com — Polisi Tanzania menahan 38 perempuan yang melakukan sunat ilegal terhadap sekelompok anak perempuan. Demikian seorang wali kota di Tanzania mengabarkan, Senin (16/12/2013).

Para perempuan itu ditahan pada Minggu (15/12/2013), saat mereka sedang melakukan prosesi tarian tradisional di sekitar sebuah rumah di mana polisi menemukan 21 anak perempuan berusia tiga hingga 15 tahun yang baru saja disunat.

"Begitu saya mendengar kabar itu (penyunatan), maka saya kirim polisi ke lokasi," kata Wali Kota Distrik Same, Herman Kapufi.

Kapufi menambahkan, beberapa anak perempuan itu masih mengalami pendarahan ketika polisi tiba di lokasi. Sementara itu, luka beberapa anak yang lain sudah mulai pulih. Di Tanzania, pelaku sunat perempuan terancam hukuman  maksimal 15 tahun penjara.

Sunat perempuan masih dipraktikkan di beberapa bagian Tanzania meski secara resmi pemerintah melarang bahkan mengkriminalkan sunat perempuan sejak 1998.

Sejumlah studi memperkirakan 15 persen perempuan dan anak perempuan menjadi korban penyunatan.

Di sejumlah komunitas di Tanzania, perempuan yang tidak disunat biasanya menjadi disingkirkan secara sosial. Apalagi sebagian besar warga Tanzania masih percaya dengan disunat, maka perempuan itu akan lebih setia kepada suaminya.

Praktik sunat ini seringkali hanya menggunakan pisau atau silet tanpa pembiusan sama sekali, dan dalam kondisi yang tidak steril, sehingga tak jarang penyunatan ini berakhir dengan kematian.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X