Mandela Penunjuk Arah Moral Afrika

Kompas.com - 06/12/2013, 17:58 WIB
Rumah kecil milik Mandela di pojok Jalan Vilakazi dan Ngakane bernomor 8115, Orlando West, Soweto, Afrika Selatan Kompas.com/Hery PrasetyoRumah kecil milik Mandela di pojok Jalan Vilakazi dan Ngakane bernomor 8115, Orlando West, Soweto, Afrika Selatan
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Presiden Ghana John Dramani Mahama punya komentar tersendiri soal mendiang Nelson Mandela. "Presiden Mandela adalah penunjuk arah moral Afrika Selatan dan seluruh Afrika," katanya di Accra hari ini, Jumat (6/12/2013), dalam kesempatan menyampaikan ucapan belasungkawa kepada mantan Presiden Afrika Selatan tersebut, tulis AP.

Mandela yang meninggal dalam usia 95 tahun itu pernah menjadi Presiden Afrika Selatan pada 1994 sampai dengan 1999. Sebagian besar masa hidupnya, Mandela mesti berperang melawan penyakit infeksi paru-paru. Penyakit itu menjangkitinya saat dirinya berada di masa 27 tahun penjara.  

Lebih lanjut, Presiden Mahama mengatakan,"Kebebasan di Afrika adalah kenyataan yang diperjuangkan dengan kekuatan seperti dilakukan mendiang Mandela."

Mahama yang mengaku baru satu kali berjumpa dengan peraih Nobel Perdamaian itu mengatakan juga kalau bukan hal kebetulan tatkala tahun-tahun bebasnya Mandela dari penjara bersamaan dengan menanjaknya demokrasi dan penegakan hukum di Afrika. "Menyimak perjalanan Mandela membuat saya paham kalau jalan panjang menuju kebebasan di Afrika adalah sejarah Afrika itu sendiri," demikian Presiden John Dramani Mahama.  



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X