Kompas.com - 21/11/2013, 15:42 WIB
Sebagian besar dari sekitar 6.000 tentara Afrika di Mali resmi menjadi bagian dari pasukan perdamaian PBB dalam upacara Senin (1/7). ReutersSebagian besar dari sekitar 6.000 tentara Afrika di Mali resmi menjadi bagian dari pasukan perdamaian PBB dalam upacara Senin (1/7).
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Kamboja bakal mengirimkan pasukan penjaga perdamaian di bawah misi PBB ke Mali. Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengatakan hal itu pada Kamis (21/11/2013) sebagaimana warta Xinhua. "Kamboja juga menempatkan pasukan di bawah misi sama di Sudan Selatan dan Lebanon,"imbuh Hun Sen.
Data yang dikeluarkan angkatan bersenjata Kamboja sebagaimana pernyataan Direktur Jenderal Angkatan Bersenjata Nasional Kamboja untuk Pasukan Perdamaian Letnan Jenderal Sem Sovanny menunjukkan ada 298 tentara Kamboja akan bertolak ke Mali. Menurut rencana, mereka berangkat pada Desember 2013. "Nanti, mereka akan memulai tugas pada Januari tahun depan,"kata Sovanny.

Menurut Sovanny, pasukan Kamboja akan bertugas di dua bidang. Yang pertama untuk pembersihan ranjau. Yang kedua untuk pekerjaan teknik sipil.

Sejak Maret 2012, Mali dilanda konflik bersenjata dengan kelompok pemberontak Muslim. Kelompok itu menguasai wilayah-wilayah di dekat ibu kota Bamako. Pasukan Perancis dan negara-negara Afrika Barat bergabung di Mali untuk memerangi para pemberontak bersama militer Mali.

Sementara itu, sejak 2006, Kamboja sudah mengirimkan lebih dari 1.600 pasukan penjaga perdamaian ke Sudan, Sudan Selatan, Chad, Republik Afrika Tengah, dan Lebanon. Sejauh ini, mayoritas dari mereka sudah kembali ke Kamboja. Terkini, masih ada 152 tentara Kamboja di Sudan Selatan dan 218 lainnya di Lebanon untuk tugas penjaga perdamaian tersebut.

AFP Sejumlah prajurit Perancis saat bertempur di Mali beberapa waktu lalu. Pemerintah Perancis berencana memangkas puluhan ribu personel militer dalam rangka penghematan anggaran.


Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X