Kompas.com - 18/11/2013, 20:15 WIB
EditorErvan Hardoko

DARWIN, KOMPAS.com — Sebuah program di kawasan Teritori Utara Australia (Northern Territory) yang berpusat di Darwin diklaim berhasil mengontrol populasi unta liar dengan membunuh sekitar 160.000 binatang ini.

Jan Ferguson dari Ninti One mengakui jika Proyek Manajemen Unta Liar memang menuai kontroversi atas pemusnahan hewan-hewan itu.

Walau demikian, Ferguson mengungkapkan bahwa program menekan populasi unta yang menghabiskan biaya 19 juta Australia atau sekitar kurang dari Rp 200 miliar disebut sebagai pencapaian dalam menurunkan jumlah unta liar, khususnya di dua kawasan, yakni Gurun Simpson dan wilayah Pilbara.

"Kami sudah menurunkan jumlah unta liar," tutur Ferguson.

"Kami paham hewan itu masih banyak, kami tahu populasinya mencapai sekitar 300.000 ekor, dan pencapaian itu adalah upaya signifikan dalam menekan populasi," lanjutnya lagi.

Ferguson mengatakan, terdapat pemahaman yang lebih besar terkait unta, dampaknya pada lingkungan, dan bagaimana mengatur populasi mereka di masa depan.

"Mungkin yang paling penting, kami sudah membangun kolaborasi yang kuat di semua sektor pemerintah dan pemilik lahan. Oleh karena itu, di masa depan, kami pikir ada kesempatan bagi kita untuk dapat mengontrol hama liar (unta) melalui rezim pengelolaan panen komersial, kontrol lahan, dan pemusnahan,” ujar Ferguson.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.