Kompas.com - 03/11/2013, 21:35 WIB
Menlu AS John Kerry memberikan pidatonya pada KTT ASEAN di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam Rabu APMenlu AS John Kerry memberikan pidatonya pada KTT ASEAN di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam Rabu
EditorEgidius Patnistik
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengunjungi Mesir secara tiba-tiba pada saat ia memulai tur mengunjungi beberapa negara di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara.

Kerry yang merupakan pejabat paling senior Amerika akan mengunjungi Mesir sejak tersingkirnya Presiden Mohammed Morsi pada bulan Juli lalu dan akan berada di sana hanya beberapa jam.

Kunjungan ini dirahasiakan oleh para pejabat AS sampai ia mendarat, meskipun media pemerintah Mesir memang mengumumkan kedatangannya.

Ini adalah kali pertama Menlu AS melakukan perjalanan ke Mesir secara mendadak untuk alasan keamanan karena dilakukan pada saat terjadi ketegangan antara Washington dan Kairo.

Wartawan BBC Kim Ghattas yang bepergian dengan Kerry mengatakan itu adalah jenis tindakan pencegahan yang sering dilakukan pejabat AS ketika bepergian ke negara-negara seperti Afganistan dan Irak.

Ini adalah tanda kekhawatiran AS tentang lanjutan ketidakstabilan di negara ini, dan juga reaksi terhadap tingginya tingkat kebencian anti-merika di Mesir, lapora BBC.

Meskipun Washington belum menyatakan penggulingan presiden terpilih Mohammed Mursi sebagai kudeta, secara de facto negara ini telah menghentikan bantuan militer ke Mesir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini telah membuat marah para pendukung tentara militer di Mesir, sementara para pendukung Ikhwanul Muslimin juga merasa AS telah mengecewakan mereka.

Sehari sebelum sidang

Kunjungan Kerry dilakukan tepat sehari sebelum sidang Mursi pada Senin (04/11) besok.

Namun Departemen Luar Negeri mengatakan kunjungan ini tidak terkait dengan persidangan.

Kerry akan bertemu dengan para pemimpin sementara yang memegang kendali yaitu Presiden Mahmud Adly Mansour, Perdana Menteri Hazem el-Beblawi, menteri luar negeri dan kepala militer Jenderal Abdel Fattah al-Sisi.

Ia juga dilaporkan melakukan pertemuan tertutup dengan anggota masyarakat sipil Mesir karena keprihatinan atas tewasnya ratusan orang di negara itu.

Negara-negara lain yang akan dikunjungi Kerry pada tanggal 03-12 November yaitu Arab Saudi, Israel, Yordania dan Maroko. Setelah kunjungan Mesir itu, Kerry akan pergi ke ibukota Arab Saudi, Riyadh.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.