Tim PBB Dapat Informasi soal Cadangan Senjata Kimia Suriah

Kompas.com - 05/10/2013, 20:15 WIB
Ribuan pengungsi Suriah melakukan perjalanan panjang menuju perbatasan Irak untuk mencari tempat yang lebih aman demi menghindari kecamuk perang di negaranya. Médecins Sans FrontièresRibuan pengungsi Suriah melakukan perjalanan panjang menuju perbatasan Irak untuk mencari tempat yang lebih aman demi menghindari kecamuk perang di negaranya.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Tim PBB yang tergabung dalam Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengatakan mendapat informasi soal cadangan senjata kimia Suriah. Menurut warta AP pada Sabtu (5/10/2013), pemerintah Suriah memberikan dokumen soal itu kepada tim. "Tapi, sejumlah pertanyaan memang masih muncul. Makanya, tim tetap mempelajari dokumen itu,"demikian pernyataan OPCW.

Saat ini, tim OPCW sudah berada di Damaskus untuk menggelar pemetaan ikhwal senjata kimia Suriah. "Kami berharap sudah mulai bekerja dalam minggu ke depan,"kata OPCW.

Pada tahap awal, tim OPCW memang masih harus bertemu dengan pihak otoritas Suriah. Kemudian tim membentuk grup teknik untuk pemetaan.

Sementara, hal yang tetap menjadi pertimbangan adalah verifikasi data informasi, keselamatan dan keamanan tim saat melakukan inspeksi, serta penataan taktis untuk merealisasikan rencana pemusnahan materi dan peralatan senjata kimia Suriah pada pertengahan 2014.

 

ABC Australia Ribuan pengungsi Suriah berkumpul di tepi Sungai Tigris saat hendak menyeberang ke Irak untuk menghindari kecamuk perang saudara di negeri mereka. Foto ini diambil pada Agustus 2013.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X