Kompas.com - 28/09/2013, 03:55 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Presiden Iran Hassan Rohani melakukan pembicaraan bersejarah melalui telepon, Jumat (27/9/2013) waktu Amerika. Ini adalah pembicaraan pertama di antara kedua pemimpin negara sejak revolusi Islam bergulir pada 1979.

"Baru saja, saya berbicara di telepon dengan Presiden Republik Islam Iran, Rohani," kata Obama dalam pernyataan yang secara dramatis disiarkan di televisi. "Kami berdua membahas upaya berkelanjutan kami untuk mencapai kesepakatan atas program nuklir Iran," lanjut dia.

Obama mengatakan, dia dan Rohani menyadari tantangan yang membentang di hadapan kedua negara. "Kenyataan bahwa ini adalah komunikasi pertama antara seorang Presiden Amerika dan Iran sejak 1979 menggarisbawahi ketidakpercayaan yang mendalam antara negara kami," aku dia.

Namun, Obama juga mengatakan, pembicaraan ini juga adalah harapan kemajuan di atas sejarah yang sulit di antara kedua negara. "Saya percaya ada dasar untuk resolusi (tentang nuklir Iran)," imbuh dia.

Presiden Iran mengonfirmasi pembicaraan telepon itu melalui akun Twitter kantor kepresidenan. "Di pembicaraan telepon, Presiden Rohani dan Presiden Barack Obama menyatakan keinginan politik bersama mereka untuk cepat memecahkan masalah nuklir," bunyi salah satu kicauan tersebut.

Negara-negara Barat berkeyakinan Iran mengembangkan nuklir untuk tujuan persenjataan. Tudingan itu selalu dibantah Iran, yang menyatakan pengembangan teknologi atom tersebut semata dilakukan untuk kepentingan pemenuhan kebutuhan energi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.