Kompas.com - 27/09/2013, 20:24 WIB
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com - Kelompok pegiat lingkungan hidup Greenpeace, Jumat (27/9/2013), memutuskan akan mengajukan banding terkait keputusan pengadilan Rusia memenjarakan para aktivis organisasi itu setelah berunjuk rasa di dekat sebuah anjungan pengeboran minyak Rusia di Laut Artik.

Sebelumnya, pengadilan kota Murmanks memenjarakan 22 anggota Greenpeace yang menggelar unjuk rasa di sebuah anjungan pengeboran minyak milik perusahaan Gazprom pekan lalu.

Di antara aktivis yang ditahan terdapat seorang fotografer warga Rusia dan kapten kapal yang berkebangsaan Amerika Serikat.

Pad 18 September lalu para aktivis Greenpeace mencoba memanjat anjungan pengeboran minyak itu.

Setelah menggagalkan aksi itu, pemerintah Rusia menahan dan menarik kapal milik Greenpeace bersama krunya ke kota Murmanks.

Para aktivis yang ditahan di Rusia itu berasal dari 18 negara, termasuk Rusia. Penahanan dalam waktu lama bisa menarik perhatian internasional yang kurang baik terhadap Rusia.

Anjungan pengeboran minyak milik Gazprom itu adalah yang pertama didirikan di Samudera Artik. Anjungan itu didirikan di ladang minyak Prirazlomnoye di Laut Pechora pada 2011.

Namun, pengoperasiannya ditunda akibat adalah masalah teknologi. Gazprom mengatakan anjungan minyak itu akan mulai memompakan minyak mentah tahun ini namun tidak memberikan waktu tepatnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.