Kompas.com - 27/09/2013, 16:00 WIB
EditorErvan Hardoko

Ini juga dapat menjadi preseden bagi Indonesia, yang menyatakan bahwa syarat meminta tolong terhadap Australia untuk penyelamatan atau pencegatan adalah para penumpang dikembalikan ke Indonesia. 

Namun, masyarakat luas mungkin tidak akan mengetahui hal ini, karena pemerintah Australia tetap pada kebijakannya untuk tidak berkomentar tentang rincian operasional mengenai pencegatan apapun di laut di bawah Operation Sovereign Borders. 

Dilaporkan bahwa penumpang di kapal pencari suaka tersebut berasal dari Irak, Iran dan Pakistan.

Azam mengakui bahwa Ia ditipu hingga mengawaki kapal tersebut ke Australia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.