Inggris Kucurkan Rp 942 Miliar untuk Bantu Pengungsi Suriah

Kompas.com - 06/09/2013, 16:19 WIB
Dua orang pengungsi anak-anak Suriah, bermain di sebuah kamp pengungsi Suriah di dekat kota Arbil, Irak. PBB mengatakan sekitar satu juta anak-anak Suriah kini menjadi pengungsi di berbagai negara dan dua juta lainnya kehilangan tempat tinggal. SAFIN HAMED / AFPDua orang pengungsi anak-anak Suriah, bermain di sebuah kamp pengungsi Suriah di dekat kota Arbil, Irak. PBB mengatakan sekitar satu juta anak-anak Suriah kini menjadi pengungsi di berbagai negara dan dua juta lainnya kehilangan tempat tinggal.
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com — Perdana Menteri Inggris David Cameron, Jumat (6/9/2013), mengumumkan tambahan dana sebesar 52 juta poundsterling atau sekitar Rp 942 miliar untuk membantu sekitar dua juta pengungsi Suriah.

Komitmen Inggris ini disampaikan Cameron saat dia menjadi ketua pertemuan yang membahas bantuan kemanusiaan di KTT G-20 St Petersburg, Rusia.

Dalam pertemuan ini, Cameron juga meminta kepada pemimpin dunia lainnya untuk berupaya memenuhi permintaan bantuan dana PBB sebesar 900 juta poundsterling atau Rp 16 triliun untuk para pengungsi Suriah.

"Saat kita duduk di sini, setiap 15 detik, seorang warga Suriah menjadi pengungsi sehingga ada 5.000 orang meninggalkan kediamannya dan menjadi pengungsi selama kita mengikuti KTT G-20 ini," ujar Cameron.

Sebelum perang, jumlah penduduk Suriah tercatat 20,8 juta jiwa. Kini sekitar sepertiganya telah meninggalkan negerinya demi mencari keselamatan di negeri tetangga.

"Kondisi ini merupakan sebuah krisis kemanusiaan dalam proporsi yang tak terbayangkan di masa modern," kata Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.

Bantuan dana Inggris sebesar 52 juta poundsterling itu membuat total dana bantuan pengungsi yang dikumpulkan PBB menjadi 400 juta poundsterling, masih jauh dari target yang ditentukan.

Sebelumnya, PM David Cameron melakukan pertemuan pribadi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di tengah meningkatnya ketegangan internasional terkait langkah penyelesaian konflik Suriah.



Sumber Sky News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X