Al Shabab Sergap Rombongan Presiden Somalia

Kompas.com - 03/09/2013, 16:03 WIB
Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud. SAUL LOEB/AFPPresiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud.
EditorErvan Hardoko
MOGADISHU, KOMPAS.com - Kelompok militan Al Shabab, Selasa (3/9/2013), menyergap rombongan Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud. Kelompok militan itu mengklaim berhasil menghancurkan sejumlah mobil dalam rombongan presiden.

"Kami menyergap konvoi yang membawa presiden Somalia," kata juru bicara Al Shabab Abdulaziz Abu Musab.

Penyergapan itu terjadi di sebuah permukiman kecil bernama Buffow, di dekat pelabuhan Merka, bekas basis Al Shabab yang berhasil direbut pemerintah, berjarak sekitar 100 kilometer sebelah selatan ibu kota Mogadishu.

"Kami melacak pergerakan Mohamud, dan pertempuran masih berlangsung hingga saat ini," tambah Musab.

Sejauh ini belum diperoleh laporan soal korban jiwa dari pemerintah Somalia.

Jika keluar kota Mogadishu, Presiden Mohamud biasanya mendapat pengawalan kendaraan lapis baja milik pasukan Uni Afrika yang bertugas bersama pasukan Somalia.

Al Shabab pernah menyergap rombongan presiden Somalia pendahulu Mohamud, Sheikh Sharif Sheikh Ahmad, pada Mei 2012. Beruntung sang presiden selamat.

Pemerintah pusat Somalia yang lemah, sudah membuat langkah maju di Mogadishu namun pengaruhnya di luar ibu kota masih sangat minim.

Sayangnya, pemerintah Somalia mengalami sejumlah kemunduran dalam beberapa bulan terakhir, termasuk serangan Al Shabab, tuduhan pemerkosaan yang dilakukan prajurit Somalia, dan penarikan mundur para pekerja sosial menyusul gelombang penculikan dan pembunuhan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X