Kompas.com - 02/09/2013, 15:26 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Bagi pemangku kepentingan di bursa saham Korea Selatan (Korsel), rencana penyerangan ke Suriah bak momok mengerikan. Itu pula yang menjadi penyebab buruk alias "biang kerok" jatuhnya indeks saham di KOSPI pada Senin (2/9/2013).

Tercatat, warta Yonhap,  indeks KOSPI susut 1,55 poin atau 0,08 persen saat penutupan di posisi 1.924,81. Lantas, pada posisi itu, volume perdagangan terpatok di angka 240 juta saham senilai 3,37 triliun won atau setara dengan 3,06 miliar dollar AS.

Pengamat mengatakan, investor di KOSPI cemas lantaran rencana AS menyerang secara militer terbatas Suriah. AS mengatakan Suriah menggunakan senjata kimia dalam penyerangan ke Damaskus pada 21 Agustus 2013.

Catatan lembaga intelijen negeri Uak Sam (US) menunjukkan jumlah korban tewas serangan senjata kimia itu ada 1.429 orang. Dari jumlah itu, 426 di antaranya adalah anak-anak.

Hingga berita ini diunggah, memang belum ada kata putus untuk otorisasi Kongres AS terhadap rencana Presiden Barack Obama tersebut. Kalau sudah mendapat lampu hijau dari Kongres, militer Abang Sam (AS) bakal menggempur Suriah pada 9 September 2013.

Banyak investor di Korsel juga cemas kalau serangan itu terwujud bara konflik di Timur Tengah bakal makin panas. Mereka khawatir, gara-gara aksi militer itu harga minyak dan pasar uang bakal jungkir balik pergerakannya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.