Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/08/2013, 14:58 WIB
EditorEgidius Patnistik
MANTAN kekasih diktator Korea Utara, Kim Jong Un, dieksekusi dengan senapan mesin di tengah klaim bahwa perempuan itu telah muncul dalam sejumlah video porno.

Pembunuhan brutal terhadap Hyon Song Wol, nama mantan kekasih Kim itu, yang merupakan seorang penyanyi, dan 11 seniman lainnya yang dikatakan terlibat dalam video-video tersebut, langsung memunculkan spekulasi bahwa istri Kim yang pencemburu harus disalahkan. Hyon berada di antara belasan penyanyi, musisi, dan penari dari dua kelompok musik pop yang ditembak mati dengan senapan mesin pada 20 Agustus.

Para analis tentang Korea Utara menduga bahwa istri Kim, yaitu Ri Sol Ju, mungkin telah memberikan persetujuannya terhadap eksekusi itu. Dugaan tersebut muncul karena Ri pernah menjadi anggota dari kelompok musik yang sama dengan penyanyi yang dieksekusi itu.

Ada rumor bahwa Kim masih mengunjungi Hyon. Itulah yang menjadi pemicu munculnya spekulasi tersebut.

Sebuah sumber di China, satu-satunya sekutu bangsa Stalinis itu, mengatakan kepada sebuah surat kabar Korea Selatan bahwa para musisi itu ditangkap pada 17 Agustus karena melanggar undang-undang pornografi. Dilaporkan bahwa mereka dituduh telah membuat sejumlah video tentang diri mereka ketika sedang melakukan hubungan seksual dan kemudian menjual rekaman adegan seksual tersebut. Sejumlah musisi itu juga dilaporkan mempunyai Alkitab, barang yang dilarang di Korea Utara, ketika mereka ditahan. Mereka semua diperlakukan sebagai pembangkang politik.

Tanpa proses pengadilan, Hyon, dikatakan berusia 28 tahun, dan para anggota lain dari kelompok musik pop paling terkenal Korea Utara berbaris di depan regu tembak dan ditembak mati, sementara anggota keluarga dan anggota lain dari kelompok itu diperintahkan untuk menonton. Para anggota keluarga dan teman-teman korban kemudian dibawa ke kamp kerja paksa setelah dinyatakan bersalah.

Korea Utara punya sangat sedikit kontak dengan dunia luar dan hampir tidak mungkin bahwa alasan eksekusi itu bisa dikonfirmasi.

Namun, Profesor Toshimitsu Shigemura, ahli urusan Korea asal Jepang, mengatakan "tidak bisa dipercaya" para musisi itu dieksekusi karena membuat pornografi. Pasalnya, mereka bisa saja "dilenyapkan" dalam sistem penjara. Menurut dia, "Karena istri Kim dulu anggota kelompok yang sama, adalah mungkin bahwa eksekusi tersebut lebih tentang istri Kim."

Kim (30), yang menggantikan mendiang ayahnya sebagai pemimpin tertinggi Korea Utara tahun 2011, bertemu Hyon sepuluh tahun lalu ketika ia kembali seusai belajar di Swiss. Namun, ayahnya, Kim Jong Il, tidak menyetujui hubungan tersebut dan memerintahkan untuk mengakhiri hubungan itu. Hyon kemudian dinikahi perwira militer Korea Utara dan diyakini telah memiliki seorang bayi.

Namun, rumor beredar bahwa Kim masih diam-diam mengunjungi perempuan itu, yang mungkin bisa menjelaskan sejumlah laporan yang menyatakan bahwa Kim terlihat bersama seorang wanita misterius pada bulan-bulan sebelum pernikahannya dengan Ri, yang diungkapkan Juli lalu. Ri dan Kim dikatakan telah memiliki bayi perempuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.