WNI di Mesir Diminta Tetap Waspada

Kompas.com - 17/08/2013, 17:55 WIB
Para pendukung Muhammad Mursi di kota Alexandria turun ke jalan mengecam penggunaan kekerasan oleh aparat keamanan Mesir yang menewaskan 638 orang dan melukai 4.000 orang lainnya. AFPPara pendukung Muhammad Mursi di kota Alexandria turun ke jalan mengecam penggunaan kekerasan oleh aparat keamanan Mesir yang menewaskan 638 orang dan melukai 4.000 orang lainnya.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

MESIR, KOMPAS.com — Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir Nurfaizi Suwandi meminta warga negara Indonesia (WNI) yang berada di negara tersebut untuk tetap waspada, menyusul situasi politik dan keamanan yang semakin buruk. Sejauh ini, kondisi WNI aman. 

Hal itu disampaikan Nurfaizi disela peringatan HUT Kemerdekaan RI, Sabtu (17/8/2013). Ia mengatakan, pentingnya menjaga komunikasi dan kekompakan di antara WNI di Mesir, serta terus menjaga kontak dengan KBRI.

Nurfaizi mengungkapkan, KBRI terus membuka saluran hotline, dan menugaskan staf KBRI Kairo ke daerah-daerah untuk mendampingi WNI.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh WNI agar selalu membawa identitas diri jika ke luar rumah, serta tetap mematuhi jam malam selama masih diberlakukan. Selain itu, WNI diimbau untuk mematuhi peraturan Pemerintah Mesir serta tidak terlibat urusan dalam negeri Mesir, demi keselamatan WNI.

WNI juga diharapkan dapat memberikan informasi yang benar kepada keluarga atau rekan-rekannya di Tanah Air demi ketenangan bersama.

KBRI Kairo, Sabtu (17/8/2013), melaksanakan upacara bendera dalam memperingati detik-detik proklamasi 17 Agustus, di tengah situasi gejolak politik di Mesir.

Para Staf KBRI dan sejumlah masyarakat Indonesia di Kairo tetap semangat mendatangi kantor KBRI Kairo, meski sejumlah akses jalan tertutup sejak kerusuhan yg terjadi di Mesir pada 14-16 Agustus 2013. Para pengguna jalan terpaksa harus menempuh jalur yang lebih jauh dan harus melewati beberapa titik pemeriksaan pos militer maupun polisi.

Nurfaizi juga menyampaikan bahwa sebagai sahabat Mesir, Indonesia mengharapkan agar Mesir dapat segera mengatasi persoalannya segera dengan cara-cara yang baik. Selain itu, jika Mesir menginginkannya, Indonesia siap memberikan masukan dalam upaya melewati masa-masa penuh tantangan saat ini.

Ia juga menegaskan, pada prinsipnya Indonesia akan tetap menjaga hubungan baik dengan Mesir, siapa pun pemimpinnya, dengan tetap menjunjung tinggi kepentingan rakyatnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X