Kompas.com - 29/07/2013, 07:44 WIB
|
EditorEgidius Patnistik
SINGAPURA, KOMPAS.com — Murid yang bersalah sudah selayaknya dihukum. Namun, hukuman yang satu ini benar-benar keterlaluan.

Seorang guru taman kanak-kanak (TK) di Singapura menjadi bahan pergunjingan. Beliau menghukum muridnya yang bersalah dengan menyuruhnya untuk telanjang di depan kelas. Stomp Singapura melaporkan, murid malang itu diidentifikasi berjenis kelamin perempuan dan berumur lima tahun.

Korban diyakini mengalami trauma yang berat atas hukuman tidak masuk akal itu. Bagaimana korban tidak depresi setelah tubuhnya dilihat oleh teman satu kelasnya. Bukan hanya itu, guru yang bersangkutan juga menghukumnya dengan mendorongnya ke arah papan tulis.

Guru berumur 26 ini juga terbukti mendorong korban hingga jatuh ke lantai sebanyak dua kali. Identitas guru dan korban tidak diberitahukan demi melindungi korban yang masih di bawah umur.

Pelaku dijatuhi hukuman percobaan penjara selama 21 bulan. Hakim Lim Tse Haw dalam pembacaan keputusan menyebutkan perbuatan ini sangat memilukan. Pelaku diberitakan mengalami masa lalu yang kelam sehingga memengaruhi mentalnya. Pelaku mengalami penganiayaan fisik dan seksual ketika dia masih muda oleh individu yang seharusnya melindunginya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
100 HARI KELILING INDONESIA
Perjalanan KRI Bima Suci Menuju Laut China Selayan Yang Dikenal Berombak Ganas
Perjalanan KRI Bima Suci Menuju Laut...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.