Rusia Izinkan Snowden Tinggalkan Bandara Moskwa

Kompas.com - 24/07/2013, 19:41 WIB
Edward Snowden didampingi Sarah Harrison dari Wikileaks (kiri) saat bertemu dengan sejumlah aktivis HAM di Bandara Sheremetyevo, Rusia. TANYA LOKSHINA / HUMAN RIGHTS WATCH / AFPEdward Snowden didampingi Sarah Harrison dari Wikileaks (kiri) saat bertemu dengan sejumlah aktivis HAM di Bandara Sheremetyevo, Rusia.
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com — Pihak imigrasi Rusia, Rabu (24/7/2013), memberikan sebuah dokumen untuk Edward Snowden yang memungkinkan pembocor data intelijen AS itu meninggalkan Bandara Sheremetyevo, Moskwa.

Sejak sebulan lalu Snowden bersembunyi di zona transit bandara itu setelah tidak melanjutkan penerbangannya menuju Havana, Kuba. Demikian kantor berita RIA Novosti melaporkan.

Dokumen itu memastikan bahwa permohonan suaka yang diajukan Snowden sedang dipertimbangkan Pemerintah Rusia.

Meski permohonannya belum dikabulkan, Pemerintah Rusia mengizinkan Snowden melintasi perbatasan negeri itu selama pihak imigrasi Rusia tidak berkeberatan.

RIA Novosti menambahkan, dokumen tersebut awalnya diberikan kepada pengacara Anatoly Kucherena, yang selama ini membantu Snowden.

Sementara itu, kantor berita Interfax menyebutkan, setelah menerima dokumen tersebut maka Snowden bisa meninggalkan bandara dalam beberapa jam mendatang.

"Snowden kini sedang bersiap untuk meninggalkan bandara. Dia juga diberi baju baru," demikian Interfax.

Awal bulan ini, Snowden mengajukan permohonan suaka di Rusia, sebuah proses yang akan memakan waktu selama tiga bulan.

Sedangkan Anatoly Kucherena mengatakan besar kemungkinan Snowden juga akan mendapatkan status warga negara Rusia.



Sumber
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X