Kompas.com - 23/07/2013, 19:55 WIB
Hijab terbukti tak menjauhkan Anda dari kesempatan untuk beraktivitas, berprestasi dan bergaya. DOK. WORLD MUSLIMAH BEAUTYHijab terbukti tak menjauhkan Anda dari kesempatan untuk beraktivitas, berprestasi dan bergaya.
EditorErvan Hardoko
MANILA, KOMPAS.com — Pemerintah Filipina, Selasa (23/7/2013), meminta para guru yang memeluk agama Islam agar melepaskan hijab mereka di dalam ruang kelas.

Imbauan ini adalah bagian dari upaya memperbaiki hubungan antara para guru dan murid-muridnya.

Menteri Pendidikan Filipina Armin Luistro mengatakan, langkah itu adalah bagian dari upaya reformasi untuk menciptakan sekolah yang lebih sensitif terhadap agama.

Para pelajar dan mahasiswi Muslim tetap diperkenankan mengenakan hijab di sekolah atau kampus, termasuk pakaian ”yang semestinya” saat mengikuti pelajaran olahraga.

Namun, bagi guru yang kebetulan beragama Islam diharapkan tidak mengenakan hijab atau jilbabnya di dalam kelas sehingga mereka bisa berinteraksi lebih baik dengan para muridnya.

”Saat guru berada di ruang kelas, dia diminta melepas jilbabnya,” demikian isi perintah Kementerian Pendidikan itu.

”Dengan melepas jilbab, murid akan lebih mengenal gurunya dan mempromosikan hubungan guru-murid yang lebih baik,” tambah perintah itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Dengan bisa melihat wajah guru dengan lebih jelas, hal itu akan sangat membantu dalam pelajaran bahasa, di mana bentuk bibir memainkan peran penting dalam melafalkan huruf dan kata tertentu,” masih isi perintah tersebut.

Sementara itu, Kantor Urusan Muslim menyatakan setuju dengan langkah Kementerian Pendidikan meski pihaknya belum menerima salinan perintah itu.

Penasihan Kantor Urusan Muslim Roque Morales mengatakan, dia tidak memiliki catatan seberapa banyak warga Muslim Filipina yang berprofesi sebagai guru, tetapi kebiasaan mengenakan jilbab banyak dilakukan penduduk Muslim di Filipina selatan.

Sejauh ini, lanjut Roque, kantornya belum menerima keluhan atau protes atas perintah Kementerian Pendidikan itu.

Penduduk pemeluk Muslim berjumlah sekitar 15 persen dari sekitar 93 juta jiwa total populasi Filipina.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X