Kompas.com - 15/07/2013, 15:43 WIB
Taliban tetap menyerang meski ada rencana pembicaraan perdamaian di Doha, Qatar. BBCTaliban tetap menyerang meski ada rencana pembicaraan perdamaian di Doha, Qatar.
EditorErvan Hardoko
KABUL, KOMPAS.com — Seorang prajurit Afganistan yang ditahan karena menembak mati seorang prajurit NATO asal Slowakia berhasil lolos dari sebuah penjara berkeamanan tinggi dengan bantuan seorang penjaga. Demikian sejumlah pejabat Afganistan menjelaskan, Senin (15/7/2013).

Prajurit itu ditahan pada Selasa (9/7/2013) setelah menembaki para prajurit NATO. Seorang prajurit asal Slowakia tewas dan enam lainnya terluka dalam insiden di sebuah pangkalan militer di Kandahar.

"Seorang prajurit Afganistan yang ditahan karena menembaki prajurit Slovakia pekan lalu berhasil kabur dari tahanan," kata Jenderal Abdul Hameed, panglima AD Afganistan untuk wilayah selatan.

Jenderal Hameed menambahkan, seorang prajurit lain yang bertugas menjaga tahanan membantu kaburnya si tahanan. Prajurit penjaga ini juga kabur dan belum berhasil dibekuk.

"Mereka berhasil lolos setelah si penjaga berpura-pura akan membawa tahanan ke rumah sakit militer karena sakit," papar Jenderal Hameed.

Mengomentari kejadian ini, pasukan NATO di Afganistan, ISAF, menyatakan keyakinannya bahwa kedua buronan tak lama lagi akan ditangkap.

"Kami memiliki kepercayaan penuh kepada rekan kami dari Afganistan. Mereka akan melakukan investigasi dan mereka akan membawa kembali para buronan ini," kata juru bicara ISAF, Brigadir Jenderal Heinz Feldmann.

Adapun juru bicara Kementerian Pertahanan Afganistan, Jenderal Zahil Azimia, memastikan kepada wartawan bahwa investigasi atas kasus kaburnya penembak pasukan NATO ini sudah digelar.

Di sisi lain, Taliban menyebut tersangka penembak yang mereka sebut bernama Isanullah, memiliki kaitan dengan Taliban, dan berhasil lolos karena dibantu sesama prajurit.

Pernyataan Taliban ini tampaknya membuktikan hasil investigasi yang dilakukan sebelumnya terhadap prajurit penembak itu.

Seorang perwira Afganistan mengatakan dalam investigasi, tim penyidik menemukan lagu-lagu Taliban tentang peperangan, dan bom bunuh diri ditemukan di dalam telepon genggamnya.

Sepanjang 2012, sekitar 60 orang prajurit NATO tewas akibat apa yang disebut sebagai "serangan orang dalam". Situasi ini sempat memicu rasa saling curiga antara pasukan NATO dan militer Afganistan.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X