Kompas.com - 27/06/2013, 08:42 WIB
Julia Gillard dikalahkan Kevin Rudd dalam pemilihan ketua Partai Buruh Australia dalam pemilihan yang digelar Rabu (26/6/2013). Akibatnya, Gillard harus merelakan jabatannya sebagai PM Australia direbut Rudd. Sky NewsJulia Gillard dikalahkan Kevin Rudd dalam pemilihan ketua Partai Buruh Australia dalam pemilihan yang digelar Rabu (26/6/2013). Akibatnya, Gillard harus merelakan jabatannya sebagai PM Australia direbut Rudd.
EditorEgidius Patnistik
SYDNEY, KOMPAS.com — Kevin Rudd kembali dilantik sebagai Perdana Menteri Australia, Kamis (27/6/2013), hampir tiga tahun sejak dia dengan kejam didepak dari jabatan tertinggi itu oleh Julia Gillard saat Partai Buruh berjuang untuk bisa meraih kemenangan dalam pemilu.

Rudd (55 tahun) kembali secara dramatis setelah menang dalam pemilihan Ketua Partai Buruh hari Rabu. Gillard, perdana menteri perempuan pertama negara itu, tersingkir dalam pemilihan tersebut dan mengumumkan untuk pensiun dari politik.

Gillard, yang melengserkan Rudd tahun 2010 dengan skenario yang sama, memutuskan untuk menggelar pemilihan ketua partai di tengah kabar bahwa Rudd sedang menggalang dukungan untuk menentangnya. Keputusan menggelar pemilihan ketua ini juga dilakukan akibat buruknya hasil survei terhadap elektabilitas Partai Buruh menjelang pemilu September mendatang.

Naiknya Rudd menandai perubahan yang menakjubkan bagi mantan Perdana Menteri itu yang kini akan memimpin Partai Buruh untuk pemilu yang dijadwalkan pada 14 September. Sejauh ini, berdasarkan jajak pendapat, pemimpin oposisi Tony Abbott akan menang telak.

Enam menteri kunci di bawah PM Gillard langsung mengundurkan diri begitu Gillard terguling, termasuk pendukungnya yang paling setia, Menteri Keuangan dan Wakil Ketua Partai Buruh Wayne Swan. Hari Kamis, Menteri Transportasi pada pemerintahan Gillard, Anthony Albanese, dilantik sebagai wakil Rudd oleh Gubernur Jenderal Quentin Bryce, sementara mantan Menteri Imigrasi Chris Bowen diangkat sebagai Menteri Keuangan.

Popularitas Partai Buruh merosot di bawah Gillard. Namun, Rudd, yang mengakhiri satu dekade pemerintahan konservatif dengan kemenangan telak pada pemilu 2007, tetap populer di kalangan pemilih dan elevasinya diharapkan dapat memberikan dorongan yang signifikan untuk Partai Buruh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.