Kompas.com - 23/06/2013, 14:56 WIB
Para tentara AMISOM berlindung setelah gerilyawan Shebab yang punya kaitan dengan Al-Qaeda menembak mereka saat menuju ke kompleks Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Mogadishu pada tanggal 19 Juni 2013. 

AFP PHOTO/MOHAMED ABDIWAHABPara tentara AMISOM berlindung setelah gerilyawan Shebab yang punya kaitan dengan Al-Qaeda menembak mereka saat menuju ke kompleks Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Mogadishu pada tanggal 19 Juni 2013.
EditorEgidius Patnistik
NIKOSIA, KOMPAS.COM — Al Qaeda cabang Afrika Utara, Sabtu (22/6/2013), menyatakan bahwa delapan sandera, lima di antaranya warga Perancis, yang mereka tahan masih hidup dan dalam kondisi sehat. Al Qaeda bahkan berjanji akan menyiarkan sebuah rekaman video baru tentang lima warga Perancis itu. Mereka tidak menyebutkan, tiga tahanan lainnya dari negara mana saja.

Pada pagi hari yang sama unjuk rasa dilakukan di beberapa kota besar dan kecil di Perancis untuk menunjukkan dukungan terhadap empat sandera Perancis yang ditahan oleh kelompok Al Qaeda di Maghrib Islam (AQIM) selama 1.000 hari.

Thierry Dol, Daniel Larribe, Pierre Legrand, dan Marc Feret, sebagian besar bekerja untuk instalasi nuklir Perancis, Areva, dan subkontraktor, Satom, diculik di Niger oleh gerilyawan yang punya kaitan dengan Al Qaeda pada 16 September 2010. Francoise Larribe, istri Daniel, juga diculik, tetapi dibebaskan pada 2011.

"Kami ingin memberi jaminan kepada para keluarga dan orang-orang tua para sandera bahwa anak-anak mereka selamat. Insya Allah kami akan segera menyiarkan rekaman video baru yang memperlihatkan para sandera Perancis itu," kata AQIM dalam satu pernyataan yang disiarkan kembali di beberapa laman kelompok gerilyawan itu.

Sandera kelima Perancis, Serge Lazarevic, diculik pada November 2011 di Mali timur laut.

Tidak ada rincian yang diberikan mengenai kebangsaan dan identitas dari tiga sandera lain yang disebutkan di dalam pernyataan AQIM itu.

Unjuk-unjuk rasa hari Sabtu di Perancis itu diikuti para pendukung dan anggota keluarga di Paris, Saint-Cere, Nimes, Nantes, dan Orleans. "Seribu hari adalah derita yang tidak tertahankan, tetapi harapan-harapan tetap ada untuk menemukan mereka dalam keadaan hidup," kata kemenakan laki-laki Larribe, Aurelien Pigeat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


April lalu, Presiden Perancis Francois Hollande mengumumkan Perancis tidak akan tunduk pada tekanan untuk membayar uang tebusan bagi pembebasan para sandera. Ia mengatakan Perancis akan menangani masalah tersebut secara lebih efisien dengan menerapkan tindakan-tindakan yang bijaksana dalam situasi-situasi semacam itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.