Asap di Singapura Masuki Tingkat Bahaya

Kompas.com - 20/06/2013, 14:59 WIB
Gedung-gedung di Singapura diselimuti kabut asap ReutersGedung-gedung di Singapura diselimuti kabut asap
|
EditorEgidius Patnistik

Singapura dan Indonesia menggelar rapat darurat hari ini setelah kabut asap yang meliputi negara itu meningkat ke level berbahaya. Menteri Lingkungan Singapura mengatakan bahwa timnya akan "bersikeras meminta tindakan jelas" dari Indonesia.

Pada Rabu (19/06) malam, indeks standar polusi di Singapura (PSI) mencapai 321 yang berarti berbahaya. Indeks PSI mengindikasikan bila angka melebihi 200 berarti "sangat tidak sehat" dan bila melebihi 300 berarti "berbahaya." Indeks ini melebihi rekor sebelumnya dan telah mendorong pemerintah setempat mengeluarkan peringatan tentang masalah kesehatan.

Kabut asap ini disebabkan oleh pembakaran hutan secara ilegal yang terjadi di Pulau Sumatra.

Gedung-gedung di Singapura telah dipenuhi polusi udara dan bau kayu yang terbakar memenuhi negara pulau itu.

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsieng Loong, meminta warganya untuk "sebisa mungkin tetap di dalam ruangan dan menghindari aktivitas berat di luar ruang." Pihak militer juga dilaporkan telah menunda semua pelatihan yang semula akan diadakan di ruang terbuka.

Kualitas udara yang buruk telah meningkatkan pembelian masker udara dan beberapa toko kehabisan persediaan mereka.

Antisipasi Indonesia

Pemerintah Indonesia terkait keprihatinan Singapura atas kabut asap dan menurunnya kualitas udara ini menyatakan telah melakukan langkah-langkah antisipasinya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah rencana hujan buatan ketika diperlukan untuk memadamkan kebakaran lahan dan hutan.

BNPB sebagai koordinator dan BPPT sebagai pelaksana dari hujan buatan tersebut dengan waktu pelaksanaan tergantung dengan kebutuhan di lapangan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X