Salin Artikel

Malaysia Habiskan Rp 12 Miliar untuk Rawat Yacht Terkait Skandal 1MDB

Kini, pemerintah menghabiskan dana sekitar 3,5 juta ringgit atau sekitar Rp 12,1 miliar untuk yacht bernama Equanimity tersebut, sejak diambil alih pada Agustus lalu.

Diwartakan Asia One, Kamis (22/11/2018), Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng, uang tersebut dipakai untuk membayar layanan pelabuhan, pungutan resmi lainnya, dan membayar awak untuk merawat kapal.

Biaya dihitung hingga per 10 Oktober lalu. Lim membeberkan pendanaan tersebut sebagai jawaban tertulis kepada Parlemen.

Sebelumnya, anggota Parlemen Malaysia dari Tanjung Karang meminta pemerintah melaporkan status terakhir Equanimity dan berapa banyak biaya untuk membawanya kembali dan perawatannya.

Lim menyatakan, 1MDB telah memperoleh perintah pengadilan untuk menunjuk Winterbothams sebagai penilai dan pengawas kapal pesiar.

Selain itu, pengadilan juga telah menunjuk Burgess sebagai perantara tunggal untuk membantu penjualan dan proses pemasaran.

"1MDB yang baru saat ini sedang menyelidiki masalah ini dan akan mengambilkan tindakan yang diperlukan berdasarkan saran dari Jaksa Agung," demikian pernyataan Kementerian Keuangan Malaysia.

Seperti diketahui, kapal pesiar mewah yang diduga dibeli dengan menggunakan uang perusahaan 1MDB sudah berlabuh di Port Klang, Malaysia, pada 7 Agustus lalu, setelah berlayar dari Pulau Batam, Indonesia.

Equanimity memiliki panjang 90 meter, dilengkapi dengan fasilitas kolam renang dan landasan helikopter.

Kapal besar berwarna putih dan biru tersebut dimiliki oleh Low Taek Jho atau Jho Low. Dia diduga memainkan peran sentral dalam skandal 1MDB

Namun hingga kini, miliarder Malaysia itu belum juga diketahui keberadaannya.

Paspor Malaysia serta Saint Kitts dan Nevis miliknya sudah dicabut, sehingga kemungkinan besar dia masih memiliki dokumen perjalanan lainnya sehingga mampu menghindari jerat hukum.

https://internasional.kompas.com/read/2018/11/22/22274511/malaysia-habiskan-rp-12-miliar-untuk-rawat-yacht-terkait-skandal-1mdb

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke