Wali Kota Melbourne Mundur Terkait Tuduhan Pelecehan Seksual - Kompas.com

Wali Kota Melbourne Mundur Terkait Tuduhan Pelecehan Seksual

Kompas.com - 05/02/2018, 11:55 WIB
Robert Doyle membantah keras segala tuduhan pelecehan seksual yang ditujukan kepadanya. (AAP/Julian Smith).
Robert Doyle membantah keras segala tuduhan pelecehan seksual yang ditujukan kepadanya. (AAP/Julian Smith).


MELBOURNE, KOMPAS.com - Wali kota Melbourne, Australia, mengundurkan diri dari jabatannya setelah didera tuduhan pelecehan seksual terhadap tiga perempuan.

Robert Doyle (64) berulang kali membantah tuduhan tersebut dengan keras.

Politikus kawakan itu sedang menjalani masa jabatannya yang ketiga sebagai wali kota di kota terbesar kedua Australia.

Doyle mengambil cuti pada Desember lalu, setelah seorang anggota dewan kota, Tessa Sullivan mundur dan menuduh Doyle merabanya, serta melontarkan pernyataan tidak pantas.

Baca juga : Dokumen Rahasia Pemerintah Australia Ditemukan di Toko Barang Bekas

Dua perempuan lagi, salah satunya merupakan anggota dewan kota lain, kemudian mengajukan laporan resmi tentang pelecehan yang dituduhkan pada Doyle.

Saat itu, Doyle mengaku terkejut dengan tuduhan tersebut, yang disebutnya sebagai tuduhan "sangat menjijikkan".

Pada Minggu (4/2/2018), pengacara Doyle, Nick Ruskin, mengatakan kliennya tetap menyatakan diri tak bersalah.

"Dia menjalani masa yang dia rasa tidak sesuai dengan sifat keadilan, yakni beban pembuktian bukan terletak pada pembuktian kesalahan, tapi pembuktikan tidak bersalah," kata Ruskin.

Baca juga : Kelebihan Napi, Muncul Fenomena Penjara Asrama di Australia

Doyle juga mengundurkan diri sebagai ketua sebuah perusahaan layanan kesehatan umum, Melbourne Health.

Tuduhan-tuduhan itu sampai sekarang masih dalam penyelidikan Dewan Kota Melbourne.


EditorVeronika Yasinta
Komentar

Close Ads X