Berita Terpopuler: Yerusalem yang Kontroversial, hingga Ahok Masuk Jajaran "Pemikir Dunia" - Kompas.com

Berita Terpopuler: Yerusalem yang Kontroversial, hingga Ahok Masuk Jajaran "Pemikir Dunia"

Veronika Yasinta
Kompas.com - 07/12/2017, 07:34 WIB
Bendera Israel berkibar di dekat Masjid Kubah Batu Al Aqsa pada 5 Desember 2017. (AFP/Thomas Coex)
Bendera Israel berkibar di dekat Masjid Kubah Batu Al Aqsa pada 5 Desember 2017. (AFP/Thomas Coex)


JAKARTA, KOMPAS.com - Status final Yerusalem selalu menjadi salah satu hal tersulit dan menyulutkan pertanyaan sensitif dalam konflik Israel dan Palestina.

Termasuk pengakuan Presiden Amerika Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel menjadi sangat kontroversial menjadi salah satu berita terpopuler.

Selain itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama masuk daftar bergengsi “Top Global Thinkers 2017” versi majalah ternama Foreign Policy.

Berikut lima berita terpopuler dari belahan dunia sepanjang Rabu (6/12/2017) hingga Kamis (7/12/2017) yang sebaiknya Anda baca.

1. Mengapa Pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel Sangat Kontroversial?

Pengakuan pemerintah AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel juga selangkah lebih maju untuk memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, yang semakin mempererat Israel berdaulat atas kota tersebut.

Pengakuan ini akan menggulingkan 70 tahun konsensus internasional terkait Yerusalem.

Di sisi lain, pengakuan itu secara efektif akan memberi sinyal mengakhiri upaya mencapai perdamaian antara Israel dan Palestina.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

2. Ahok Masuk Jajaran "Para Pemikir Dunia"

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama masuk daftar bergengsi “Top Global Thinkers 2017” versi majalah ternama Foreign Policy.

Pria yang kerap disapa Ahok itu bergabung dengan tokoh-tokoh dunia ternama.

Di antaranya Presiden Perancis Emmanuel Macron, Presiden Korea Selatan Moon Jae In, Pemimpin oposisi Inggris Jeremy Corbyn, dan sebagainya.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

3. Anak Mantan Presiden Yaman yang Terbunuh Serukan Balas Dendam

Putra Ali Abdullah Saleh, mantan Presiden Yaman yang dibunuh kelompok Houthi Senin (4/12/2017), menyerukan balas dendam.

Dia mengajak para loyalis Saleh, dan rakyat yang tidak menginginkan keberadaan Houthi untuk mengangkat senjata serta mengusir mereka dari Yaman.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

4. Iran Tegaskan Tak Bakal Toleransi Keputusan Trump soal Yerusalem

Kecaman dan penolakan terhadap rencana Presiden AS Donald Trump yang akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel terus bermunculan.

Kali ini, Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan tidak akan mentolerir seandainya benar Trump akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

5. Ketika Dunia Ramai-ramai Kecam Rencana Pengakuan Yerusalem

Raja Salman dari Arab Saudi, telah mewanti-wanti agar Pemerintah AS mengurungkan niat mendukung Israel. Hal itu bakal mencederai perasaan umat agama tertentu.

Apalagi, di Yerusalem tidak hanya memiliki situs agama milik Yahudi seperti Tembok Ratapan.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

PenulisVeronika Yasinta
EditorVeronika Yasinta
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM