Kekerasan, Heli Jatuh, dan Korban Tewas Warnai Insiden di Virginia - Kompas.com

Kekerasan, Heli Jatuh, dan Korban Tewas Warnai Insiden di Virginia

Kompas.com - 13/08/2017, 13:33 WIB
Sebuah mobil melaju menghantam kelompok demonstran yang sedang berunjuk rasa melawan sebuah acara kelompok nasionalis kulit putih di Kota Charlottesville, Virginia, Sabtu (12/8/2017). AP/ Ryan M. Kelly Sebuah mobil melaju menghantam kelompok demonstran yang sedang berunjuk rasa melawan sebuah acara kelompok nasionalis kulit putih di Kota Charlottesville, Virginia, Sabtu (12/8/2017).

CHARLOTTESVILLE, KOMPAS.com - Sebuah aksi demonstrasi kelompok supremasi kulit putih yang berlangsung di Kota Charlottesville, Virginia, Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat berubah menjadi bentrokan yang merenggut korban jiwa.

Peristiwa itu pun memaksa Presiden AS Donald Trump angkat bicara meski sedang mengambil cuti dari tugasnya.

Presiden Trump mengecam keras aksi yang dia sebut berlandaskan kebencian, dan kefanatikan itu.

Namun, Presiden tak menyinggung tentang keberadaan kelompok supremasi kulit putih yang memicu keributan di kota yang selama ini dikenal tenang itu.

Sikap Presiden Trump yang menolah mengkritik aksi kelompok sayap kanan itu menuai kritik, bahkan dari kubu Partai Republik. 

Baca: Trump Kecam Insiden di Virginia, Tak Singgung Supremasi Kulit Putih

Seperti diberitakan AFP, unjuk rasa itu diwarnai kekerasan saat sebuah mobil menabrak kerumunan massa yang menolak aksi tersebut.

Satu orang tewas akibat insiden itu. Seorang pemuda berusia 20 tahun yang mengendarai kendaraan itu pun telah ditangkap. Dia diketahui bernama James Alex Fields dari Ohio.

Aparat penegak hukum menggelar penyidikan atas kasus itu, dan memperlakukan kejadian itu sebagai sebuah aksi pembunuhan.

Korban tewas itu adalah seorang wanita berusia 32 tahun. Selain itu, masih ada 19 orang lain terluka, -dan ada yang kritis, akibat serangan mobil itu. 

Sementara, ada pula 16 korban luka lainnya yang dirawat karena terluka dalam bentrokan yang sama.

Selain satu korban itu, ada dua korban tewas yang masih terkait dengan peristiwa tersebut.

Dua korban tewas menyusul kecelakaan helikopter yang terjadi di luar Kota Charlottesville.

Mengutip dari CNN, disebutkan, pihak Kepolisian di Kota Charlottesville menyebut, helikopter itu merupakan bagian dari penanganan keadaan di Charlottesville.

Dua korban tewas itu adalah Letnan Jay Cullen dan prajurit Berke MM Bates.

Sejauh ini, penyebab kecelakaan helikopter yang terjadi di daerah berhutan di dekat kota itu masih dalam penyelidikan.

Sebelumnya, Gubernur Virginia Terry McAuliffe telah mengumumkan keadaan darurat begitu terjadi bentrokan, yang diwarnai penabrakan kerumunan massa dengan sebuah sedan berwarna gelap tadi. 

Presiden Trump pun sempat mengeluarkan ucapan belasungkawa melalui akun Twitter-nya.

"Belasungkawa kepada keluarga wanita muda yangterbunuh hari ini, dan untuk semua yang terluka di Charlottesville, Virginia. Sangat menyedihkan!"

Baca: Sudah 3 Orang Tewas dalam Demonstrasi di Virginia, 35 Luka-luka

 

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM