Selasa, 28 Maret 2017

Internasional

Mau Jadi Saksi ke Pengadilan, Mobil Mantan Presiden Haiti Ditembaki

Selasa, 21 Maret 2017 | 05:42 WIB
VALERIE BAERISWYL/ AFP Mantan Presiden Haiti Jean-Bertrand Aristide dan istrinya muncul ke hadapan publik. Hal ini merupakan pemandangan langka, setelah mereka mendatangi seorang kerabat. Mereka disambut oleh para pendukung pada 20 Maret 2017 di Port-au-Prince. Aristide pun muncul sebagai saksi bagi hakim yang menyelidiki kasus pencucian uang.

PORT-AU-PRINCE, KOMPAS.com - Iring-iringan kendaraan Mantan Presiden Haiti Jean-Bertrand Aristide ditembaki dalam perjalanan di Kota Port-Au-Prince, Senin waktu setempat.

Menurut keterangan pengacara Mario Joseph, Aristide sedang dalam perjalanan untuk memberikan kesaksian dalam perkara pencudian uang. 

Seperti diberitakan AFP, ratusan pendukung sang Mantan presiden turun ke jalan menyambut kedatangan sang pemimpin.

Hal ini merupakan pemandangan langka, di mana Aristide dan istri muncul ke publik setelah mengunjungi seorang kerabat mereka. 

Sebelumnya, Aristide pun menyanggupi untuk menjadi saksi bagi hakim yang sedang memeriksa kasus pencucian uang.

"Iring-iringan ditembaki dan ini sama dengan upaya pembunuhan," kata Mario Joseph, yang menjadi kuasa hukum Aristide. 

"Sejumlah tembakan mengenai pintu belakang mobil yang ditumpangi Aristide," kata dia.

"Dia selamat, tapi ada satu orang yang terluka dan kini dalam perawatan di rumah sakit," kata Joseph lagi. 

Editor : Glori K. Wadrianto