Topan Hagibis: Perempuan Lansia Tewas Jatuh dari Helikopter Saat Diselamatkan

Kompas.com - 14/10/2019, 06:45 WIB
Seorang warga lokal diselamatkan oleh helikopter Pasukan Pertahanan Diri Jepang dari area yang terdampak banjir akibat Topan Hagibis di Nagano, pada 13 Oktober 2019. Seorang perempuan lansia berusia sekitar 70 tahun tewas terjatuh dari ketinggian 40 meter saat diselamatkan menggunakan helikopter. KYODO via REUTERSSeorang warga lokal diselamatkan oleh helikopter Pasukan Pertahanan Diri Jepang dari area yang terdampak banjir akibat Topan Hagibis di Nagano, pada 13 Oktober 2019. Seorang perempuan lansia berusia sekitar 70 tahun tewas terjatuh dari ketinggian 40 meter saat diselamatkan menggunakan helikopter.

TOKYO, KOMPAS.com - Kabar duka terjadi di tengah operasi penyelamatan Topan Hagibis, di mana seorang perempuan lansia tewas jatuh dari helikopter.

Perempuan yang usianya ditaksir sekitar 70-an itu jatuh dari ketinggian 40 meter ketika diangkut helikopter saat diselamatkan dari area terdampak.

Helikopter, perahu karet, hingga ribuan tentara dikerahkan Jepang untuk menyelamatkan korban Topan Hagibis yang dilaporkan sudah menelan nyawa hingga 35 orang.

Baca juga: Korban Tewas Topan Hagibis di Jepang Capai 26 Orang, 31.000 Tentara Dikerahkan

Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo mengakui, perempuan lansia itu tewas karena tidak diikat dengan benar saat diterbangkan dari kota Iwaki di Fukushima.

Dalam konferensi pers dikutip Sky News Minggu (13/10/2019), otoritas Jepang menyampaikan permintaan maaf dengan membungkuk dalam dan lama sesuai tradisi.

Setidaknya 187 orang terluka ketika Topan Hagibis mendarat di selatan Tokyo Sabtu pagi (12/10/2019), dengan 1.283 rumah terendam.

Sebuah laporan menyebutkan bahwa sebuah kapal terdampar di pesisir Jepang, dengan lima dari 12 awak tewas, dan empat lainnya diselamatkan.

Berdasarkan keterangan kementerian transportasi, kapal itu tengah berlabuh di lepas pantai Kawasaki ketika hilang kontak Sabtu.

"Topan besar ini sudah menyebabkan kerusakan serius dalam skala besar di timur Jepang," ujar juru bicara pemerintah, Yoshihide Suga.

Setelah topan itu menurun statusnya menjadi badai tropis, pasukan penyelamat pun mulai melaksanakan tugasnya membersihkan area yang rumahnya rusak.

Kemudian sebuah helikopter penyelamat terlihat terbang di area terendam banjir di Prefektur Nagano karena tanggul Sungai Chikuma pecah.

Bantuan udara itu mengangkat para korban yang masih terperangkap di lantai dua rumah yang sudah kemasukan air berlumpur.

Kemudian bandara Tokyo mulai dipulihkan layanannya pada Minggu setelah sempat ditutup Sabtu karena angin kencang dan hujan lebat.

Baca juga: INFOGRAFIK: Mengenal Topan Hagibis

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X