Sejak 2014, Jokowi Tak Pernah Terlempar dari 20 Besar Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia

Kompas.com - 06/10/2019, 05:30 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (1/10/2019). Sebanyak 575 anggota DPR terpilih dan 136 orang anggota DPD terpilih diambil sumpahnya pada pelantikan tersebut. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIPresiden Joko Widodo menghadiri pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (1/10/2019). Sebanyak 575 anggota DPR terpilih dan 136 orang anggota DPD terpilih diambil sumpahnya pada pelantikan tersebut.

AMMAN, KOMPAS.com - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kembali mendapat kehormatan dengan masuk ke dalam daftar 50 besar tokoh Muslim berpengaruh dunia.

Dalam daftar yang dipublikasikan situs The Muslim 500 untuk edisi 2020, Jokowi berada di urutan ke-13, tepat di bawah Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamid Al-Thani.

Ini merupakan kali kelima beruntun bagi Presiden Jokowi berada di sampul 50 tokoh Muslim dunia sejak dia menjabat pada 20 Oktober 2014.

Baca juga: Presiden Jokowi di Urutan 13 Daftar 50 Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia

Selama tampil setidaknya dalam enam edisi hingga 2020, presiden berusia 58 tahun itu tidak pernah terlempar dari urutan 20 besar.

Ketika pertama kali muncul dalam edisi 2014/2015, Jokowi berada di peringkat 11. Saat itu, dia menang setelah meraih 55 persen suara.

The Muslim 500 menuliskan sosoknya sebagai pemimpin pertama Indonesia yang bukan dari latar belakang militer atau dinasti politik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namanya mulai dikenal ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo periode 2005 sampai 2012. Saat itu, dia disebut gencar mempromosikan Solo sebagai pusat kultur Jawa.

Dia juga dikenal karena membangun reputasi sebagai politisi yang bersih, karena menghindari korupsi dan nepotisme yang dipandang "menjangkiti" para politisi.

Kemudian karirnya mulai menanjak ketika berpasangan bersama Basuki Tjahaja Purnama, Jokowi menggamit kursi Gubernur DKI Jakarta pada 2012.

Karir politiknya yang cemerlang membuat Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mulai menunjuknya bertarung dalam kontestasi orang nomor satu Indonesia.

Kemudian pada edisi 2016, dia masih berada di urutan 11, di bawah Amir Tablighi Jamaat, Pakistan, Haji Muhammad Abdul-Wahhab.

Lalu dalam edisi setahun berselang, posisinya turun dua setrip ke urutan 13 di bawah Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan.

Kemudian pada edisi 2018, posisinya kembali turun tiga tingkat ke peringkat 16, masih tetap di bawah Putra Mahkota Abu Dhabi.

Posisi Presiden Jokowi dalam daftar 50 besar tokoh Muslim berpengaruh dunia tak berubah pada edisi 2019 ini, sebelum menanjak di urutan 13 untuk edisi tahun depan.

Dalam pemberitaan untuk tahun depan, Jokowi disebutkan memenangkan Pilpres April 2019 bersama dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin.

Memulai publikasi sejak 2009, The Muslim 500 memfokuskan nominasi pada pengaruh si tokoh baik terhadap dunia Islam, maupun komunitas non-Islam.

Adapun publikasi tersebut dibuat oleh Pusat Studi Islam Strategis Kerajaan Yordania bersama Prince Al-Waleed Bin Talal Center for Muslim-Christian Understanding di Universitas Georgetown, AS.

Baca juga: Jadi Sampul Majalah Arab Saudi, Jokowi Kisahkan Pernah Nyaris Bangkrut

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.