Jenderal Brasil Siap Membela Amazon dari Kebakaran Hutan

Kompas.com - 23/08/2019, 23:41 WIB
Sebuah foto dari udara yang menunjukkan kebakaran hutan Amazon di kawasan Novo Progresso, Nedgara Brasil, pada 23 September 2013. REUTERS/NACHO DOCESebuah foto dari udara yang menunjukkan kebakaran hutan Amazon di kawasan Novo Progresso, Nedgara Brasil, pada 23 September 2013.

BRASILIA, KOMPAS.com - Seorang jenderal dari angkatan darat Brasil menegaskan, jajarannya siap untuk membela Amazon dari kebakaran hutan yang saat ini jadi sorotan dunia.

"Bagi siapa pun yang menghendaki supaya kami melindungi Amazon, jangan salah. Tentara kami selalu siap siaga. Siap mempertahankan diri dari segala ancaman," kata Edson Leal Pujol.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyatakan dia "sangat khawatir" tentang kebakaran hutan, dan berjanji memperbarui fokus terkait menangkal perubahan iklim dalam pertemuan G7 akhir pekan ini.

Baca juga: Tangkal Kebakaran Hutan di Amazon, Presiden Brasil Pertimbangkan Kerahkan Pasukan

Dalam rilis dilansir Sky News Jumat (23/8/2019), Johnson menyerukan agar dunia bertindak dan melindungi hutan hujan tropis terbesar dunia pasca-tragedi "hilangnya habitat berharga".

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Brasil Jair Bolsonaro menyatakan bahwa negara lain yang khawatir dengan kebakaran telah menampilkan "sikap dan perilaku kolonial".

Seiring krisis yang makin meningkat, Irlandia sudah mengancam bakal memblokir kesepakatan perdagangan bebas antara Uni Eropa dengan organisasi Amerika Selatan Mercosur.

Data terakhir menunjukkan ada 76.720 kebakaran hujan di Brasil sepanjang 2019 dengan separuhnya terjadi di Amazon. Jumlah tertinggi sejak 2013 silam.

Para pemimpin dunia sudah mengungkapkan kekhawatiran setelah Amazon, yang disebut sebagai paru-paru dunia, merupakan benteng vital menangkal perubahan iklim.

Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar menuturkan mereka tidak mungkin melanjutkan kesepakatan perdagangan bebas UE-Mercosur jika Brasil tak berkomitmen pada lingkungan.

Presiden Perancis Emmanuel Macron di Twitter menyebut kebakaran hutan di Amazon, yang memproduksi 20 persen oksigen dunia, merupakan krisis internasional.

"Rumah kami terbakar secara sesungguhnya," ujarnya. "Hutan hujan Amazon, paru-paru dunia yang sudah memproduksi 20 persen oksigen, tengah terbakar," lanjut presiden yang menjabat sejak Mei dua tahun lalu itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X