Kompas.com - 07/08/2019, 23:14 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kandidat presiden AS Joe Biden menuduh komentar Presiden Donald Tragedi telah memicu penembakan massal, dan menyebutnya sebagai "lidah beracun".

Berdasarkan kutipan pidato yang hendak disampaikannya di Burlington, Iowa, dan bocor ke media, Biden menyebut Trump telah memberi keberanian pada kaum supremasi kulit putih.

"Sudah jelas baik dalam bahasa maupun sikapnya, Presiden Trump telah membakar semangat kaum supremasi kulit putih di negara ini," kata Joe Biden dikutip Reuters Rabu (7/8/2019).

Baca juga: Dituding Jadi Salah Satu Penyebab Penembakan Massal, Trump Diminta Tak Kunjungi El Paso

Rivalnya dalam pemilihan capres Partai Demokrat, Cory Booker, berencana untuk memberikan pidato tentang kekerasan bersenjata dan nasionalisme putih di Carolina Selatan.

Rencananya, dia bakal berpidato di Gereja Episkopal Metodis Afrika Emanuel, lokasi penembakan massal 17 Juni 2015 ketika pemuda 21 tahun bernama Dylann Roof membunuh sembilan orang jemaat.

"Tindakan kebencian ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Mereka dipanen hanya setelah mereka ditanam," demikian kutipan dari naskah pidato Booker yang hendak dibawakan.

Cuplikan pidato mereka muncul setelah Trump dalam pidato kenegaraannya mengajak publik AS untuk mengutuk rasisme, kefanatikan, dan supremasi kulit putih.

Pidato itu terjadi setelah dua penembakan massal yang terjadi kurang dari 24 jam di dua negara bagian sepanjang akhir pekan, dengan 31 orang tewas.

Penembakan pertama terjadi di Walmart El Paso, Texas, ketika Patrick Crusius menyerang pada Sabtu pagi (3/8/2019). 22 orang tewas karena perbuatannya.

Sekitar 13 jam kemudian, Connor Betts menembaki kawasan hiburan malam populer di Dayton, Ohio, dengan sembilan orang tewas. Dia sendiri ditembak mati oleh polisi.

Halaman:
Sumber Reuters
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.