Mossad Yakin Iran Berada di Balik Serangan di Wilayah Teluk

Kompas.com - 01/07/2019, 23:18 WIB
Sebuah foto yang diperoleh dari kantor berita Iran, ISNA, menunjukkan kondisi kapal tanker Front Altair milik Norwegia yang terbakar di perairan Teluk Oman, diduga akibat serangan torpedo, Kamis (13/6/2019). AFP PHOTO / ISNASebuah foto yang diperoleh dari kantor berita Iran, ISNA, menunjukkan kondisi kapal tanker Front Altair milik Norwegia yang terbakar di perairan Teluk Oman, diduga akibat serangan torpedo, Kamis (13/6/2019).

TEL AVIV, KOMPAS.com - Badan Intelijen Israel, Mossad, mengklaim memiliki informasi yang cukup meyakinkan untuk menyimpulkan "dengan pasti" bahwa Iran berada di balik serangkaian serangan baru-baru ini di wilayah Teluk.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Mossad, Yossi Cohen, berdasarkan informasi dari sumber-sumber terpercaya, termasuk dari negara Barat.

"Saya bisa yakinkan kepada Anda, bahwa menurut sumber kami dan sumber Barat terbaik, Iran berada di belakang serangan baru-baru ini di Teluk," ujar Cohen dalam konferensi keamanan di Herzliya, dekat Tel Aviv, pada Senin (1/7/2019).

Meski mengklaim informasi yang dimiliki sangat meyakinkan, Cohen tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait sumber-sumber yang dimiliki, pun tentang serangan yang dimaksudkan.

Baca juga: Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Dilansir AFP, sedikitnya dua kali insiden serangan terjadi di perairan wilayah Teluk, yang menargetkan kapal-kapal tanker dalam dua bulan terakhir.

Di bulan Mei, empat kapal, termasuk tiga kapal tanker minyak dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan sabotase di lepas pantai Uni Emirat Arab.

Sementara di pertengahan Juni lalu, dua kapal tanker, masing-masing milik perusahaan Jepang dan satu yang berbendera Norwegia, juga mengalami serangan yang menyebabkan kapal terbakar dan mengalami kerusakan, meski tidak sampai menyebabkan kapal tenggelam.

Amerika Serikat dan sekutunya, Arab Saudi, telah menuding Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangkaian serangan itu. Tuduhan itu langsung dibantah Teheran.

Insiden serangan di wilayah perairan Teluk itu telah meningkatkan ketegangan antara Washington dengan Teheran.

Presiden AS Donald Trump bahkan nyaris memerintahkan serangan terhadap Iran yang kemudian dibatalkan pada menit-menit terakhir.

Baca juga: Tuduh Iran Pelaku Serangan Kapal Tanker, AS Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X