Terduga Pembunuh Pasangan Tinder Ini Menyayat Leher Sendiri Saat Diadili

Kompas.com - 25/06/2019, 20:58 WIB
Aubrey Trail ketika hadir dalam persidangan. Dia melukai diri dengan menyayat leher ketika diadili atas kasus pembunuhan terhadap perempuan pada November 2017. Eric Gregory/Lincoln Journal Star via New York PostAubrey Trail ketika hadir dalam persidangan. Dia melukai diri dengan menyayat leher ketika diadili atas kasus pembunuhan terhadap perempuan pada November 2017.

LINCOLN, KOMPAS.com - Kegaduhan terjadi dalam ruang pengadilan di Nebraska, Amerika Serikat (AS), ketika dilakukan persidangan terduga pembunuh seorang perempuan.

Dalam persidangan, Aubrey Trail yang hadir sambil duduk di kursi roda berteriak. "Bailey tidak bersalah dan saya mengutuk kalian semua," teriaknya.

Baca juga: Polisi Masih Selidiki Kematian IRT dengan Luka Sobek di Leher

Dilansir New York Post Seni (24/6/2019), pria berumwur 52 tahun itu kemudian menusukkan sesuatu di leher, dan mulai menyobek hingga dia terjatuh dari kursi roda.


Dilaporkan Sky News, polisi yang menjaganya di ruang sidang bergegas memberikan pertolongan karena Trail sudah terbaring di lantai dan mulai mengeluarkan darah.

Tidak jelas apa yang digunakan Trail untuk menyayat lehernya itu. Namun berdasarkan keterangan dari kuasa hukumnya, Trail menggunakan pisau cukur.

Trail merujuk kepada Bailey Boswell, terduga pelaki lain dalam kasus pembunuhan perempuan berusia 24 tahun bernama Sydney Loofe pada November 2017.

Pasangan itu dituduh membunuh Loofe. Gadis berambut pirang itu dilaporkan menghilang pada 15 November 2017. Ketika dia berkencan dengan Boswell yang dikenal lewat Tinder.

Jenazahnya kemudian ditemukan 19 hari kemudian dalam keadaan terikat dan terbungkus di kantong sampah. Pengacara Trail berkata, kliennya itu berhubungan seks dengan Loofe.

Trail tidak sengaja mencekik Loofe dalam salah satu permainan seks. Namun menurut pernyataan jaksa penuntut, Trail dan Boswell sudah merencanakan untuk membunuh Loofe.

Dilaporkan Trail segera dilarikan ke rumah sakit dengan kondisinya masih belum diketahui. Hakim Saline County Vicky Johnson memerintahkan tangan Trail bakal diborgol ke depannya.

Polisi setempat mengungkapkan sejak ditangkap, Trail pernah menjalani perawatan di rumah sakit karena menderita satu stroke dan dua serangan jantung.

Adapun Boswell masih menunggu jadwal sidangnya. Jika mereka terbukti bersalah, mereka terancam bakal mendapat hukuman mati.

Baca juga: Seorang IRT Ditemukan Tewas dengan Luka Sobek di Bagian Leher

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X