Gara-gara “Drone”, 2 Pesawat dari Jakarta Terlambat Mendarat di Changi

Kompas.com - 25/06/2019, 10:13 WIB
Bandara Internasional Changi, Singapura.AFP PHOTO Bandara Internasional Changi, Singapura.

SINGAPURA, KOMPAS.com — Sebanyak 25 penerbangan dilaporkan mengalami keterlambatan akibat  drone di kawasan Bandara Internasional Changi, Singapura, pada Senin (24/6/2019) malam.

Harian The Straits Times mengutip Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) menyatakan, sebanyak 15 penerbangan kedatangan dan tiga penerbangan yang akan lepas landas mengalami keterlambatan akibat kombinasi aktivitas drone ilegal dan cuaca yang buruk.

Selain itu, sebanyak tujuh penerbangan lain dialihkan ke bandara terdekat.

Penerbangan dari dan menuju bandara terbaik di dunia itu terdampak gangguan yang mulai terjadi pukul 21.00 malam waktu setempat, termasuk di antara penerbangan yang terdampak adalah dua pesawat yang terbang dari Jakarta tujuan Singapura.

Baca juga: Arab Saudi Kembali Gagalkan Serangan Drone Houthi yang Incar Bandara

Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID7157 dengan rute Jakarta-Singapura terlambat mendarat selama tiga jam. Pesawat tersebut sempat dialihkan ke Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru sebelum akhirnya dapat mendarat di Changi pada Selasa (25/6/2019) pukul 00.19 waktu setempat.

Pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Soekarno-Hatta yang seharusnya mendarat di Changi pukul 21.05 waktu setempat tertahan di Bandara Hang Nadim, Batam.

Penumpang pesawat dengan nomor penerbangan GA846 itu harus menunggu selama lebih dari dua jam sebelum akhirnya pesawat dapat mendarat di Changi sekitar pukul 23.18 waktu setempat.

Selain dua penerbangan itu, maskapai lain yang juga dilaporkan terdampak oleh gangguan dari kemunculan drone adalah maskapai nasional Singapore Airlines dan maskapai low cost Air Asia.

Insiden pada Senin malam itu bukan pertama kali akibat drone di Changi. Kejadian serupa terjadi minggu lalu yang mengakibatkan jadwal 38 penerbangan terganggu.

Penampakan drone pekan lalu memaksa satu landasan pacu di salah satu bandara tersibuk di Asia itu ditutup dari Selasa (18/6/2019) pukul 23.00 hingga Rabu (19/6/2019) pukul 09.00.

Laporan menyebutkan sebuah perangkat pesawat nirawak terbang di kawasan terlarang. Selama waktu itu, bandara Changi tetap beroperasi dengan satu landasan pacu.

Baca juga: Penampakan Drone Picu Penutupan Satu Landasan Pacu di Bandara Changi

Investigasi menyeluruh terkait kedua insiden ini masih berlangsung.

CAAS memandang serius kasus pengoperasian pesawat tak berawak yang berpotensi menimbulkan ancaman terhadap penerbangan ataupun membahayakan keselamatan seseorang dan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan hukum.

Di Singapura, drone dilarang untuk diterbangkan tanpa izin dalam radius lima kilometer dari bandara. Pelanggar dapat diancam dengan hukuman penjara hingga 12 bulan dan denda hingga 20.000 dollar Singapura (sekitar Rp 208 juta).

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Internasional
Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Internasional
Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Internasional
Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Internasional
Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Internasional
Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Internasional
Close Ads X