Kompas.com - 14/06/2019, 14:47 WIB
Ilustrasi drone. SHUTTERSTOCKIlustrasi drone.

RIYADH, KOMPAS.com - Pasukan Arab Saudi, pada Jumat (14/6/2019), berhasil mencegat lima perangkat drone yang mengancam bandara di barat daya wilayah kerajaan.

Lima buah pesawat tak berawak itu dilaporkan menargetkan Bandara Abha, yang berada di wilayah pegunungan, dekat kota Khamis Mushait.

Serangan itu menjadi yang kedua kalinya dalam tiga hari terakhir yang mengincar bandara tersebut, setelah sebelumnya, pada Rabu (12/6/2019), serangan oleh pemberontah Houthi menyebabkan 26 orang luka-luka.

"Angkatan udara kerajaan dan pasukan pertahanan udara Saudi telah berhasil mencegat dan menghancurkan lima pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh milisi Houthi yang menargetkan Bandara Abha dan kota Khamis Mushait," kata angkatan udara dalam pernyataannya.

Baca juga: Houthi Serang Bandara Saudi, 26 Orang Terluka

Bandara tersebut tetap beroperasi secara normal dan tidak mendapat gangguan dari pertikaian yang terjadi.

Serangan drone pada Jumat (14/6/2019) juga menjadi serangan drone kedua dari Houthi yang memasuki wilayah Arab Saudi.

Pada Senin (10/6/2019), pasukan koalisi Arab Saudi juga mengklaim telah menembak jatuh dua unit pesawat nirawak yang diyakini berasal dari kelompok Houthi di Yaman.

Drone atau pesawat tak berawak itu menargetkan kota Khamis Mushait di selatan kerajaan Saudi dan tidak menimbulkan kerusakan maupun korban setelah berhasil dicegat.

Televisi Al-Masirah yang dikelola kelompok Houthi, sebelumnya telah melaporkan bahwa pemberontak yang berpihak pada Iran tiu telah melakukan serangan pesawat tak berawak ke Bandara Abha.

Pemberontak yang telah menghadapi pemboman dari koalisi sejak 2015 itu tengah meningkatkan serangan rudal dan drone melintasi perbatasan dalam beberapa pekan terakhir.

Dilaporkan AFP, juru bicara koalisi Turki al-Malki menuturkan serangan terhadap bandara itu dilakukan oleh "teroris" karena menargetkan wilayah publik, dan bisa dikategorikan sebagai "kejahatan perang".

Dia menegaskan koalisi yang dipimpin Saudi bakal mengambil "langkah tegas" untuk menghancurkan kelompok pemberontak Yaman itu, dan melindungi warga sipil.

Baca juga: Koalisi Saudi Kembali Klaim Tembak Jatuh Dua Drone Houthi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.