Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Kompas.com - 22/05/2019, 04:45 WIB
Salah satu cuplikan drama Skynet Action di China. Weibo via SCMPSalah satu cuplikan drama Skynet Action di China.

HANGZHOU, KOMPAS.com - Seorang pria di kawasan timur China tidak menyangka, kebahagiannya ketika mendapatkan nomor yang dianggap cantik justru membuat hidupnya tidak tenang.

Ceritanya delapan tahun silam, pria yang diidentifikasi bermarga Shen itu menghabiskan uang hingga 20.000 yuan, sekitar Rp 41,8 juta, untuk nomor telepon.

Yangtse Evening Post via SCMP memberitakan Selasa (21/5/2019), nomor itu bukan nomor sembarangan karena berakhir dengan 888 di bagian belakang.

Baca juga: Sejarah Unik Nomor Telepon, Gantikan Fungsi Operator hingga Keadaan Darurat


Angka itu jika dibaca berbunyi fa yang berarti kemakmuran atau keberuntungan, dan dilaporkan sering dianggap sebagai nomor cantik bagi publik China.

Namun delapan tahun berselang, nomor itu ternyata dipakai oleh penjahat dalam salah satu episode drama berjudul Skynet Action yang tayang Maret lalu.

Shen pun mengaku sering menerima telepon iseng yang membuat hidupnya sengsara karena dia sampai mengatur teleponnya ke mode anti-gangguan untuk menenangkannya.

"Awalnya saya tidak memperhatikannya karena banyak kenalan atau teman saya yang berakhir mendapat telepon iseng," tutur pria asal Provinsi Zhejiang itu.

Namun ketika dia menerima telepon pada pukul 01.00 atau 02.00 dini hari dan membuatnya tidak bisa tidur, barulah dia menyadari ada sesuatu yang janggal.

April kemarin, dia berhasil mengajak bicara salah satu orang asing yang meneleponnya, dan bertanya bagaimana si penelepon mendapatkan nomornya.

Si penelepon kemudian mengaku dia mendapat nomor itu dari salah satu episode yang menayangkan adegan ketika si penjahat menyerahkan nomor kepada polisi.

" Nomor itu keluar dari mulut penjahat. Jelas nama saya bakal menjadi jelek ke depannya," terang Shen. Dia lalu berniat menggugat rumah produksi dan perusahaan yang menayangkan drama.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
Beralasan 'Menanti Kiamat', Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Beralasan "Menanti Kiamat", Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Internasional
Mabuk dan Gigit Polwan, Wanita Asal Selandia Baru Ini Dipenjara di Singapura

Mabuk dan Gigit Polwan, Wanita Asal Selandia Baru Ini Dipenjara di Singapura

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X