Saat Bendera Palestina Muncul dalam Acara Musik yang Digelar di Israel..

Kompas.com - 20/05/2019, 03:13 WIB
Momen ketika dua penari latar yang mengenakan kostum dengan bendera Palestina dan Israel berjalan berdampingan saat penampilan Madonna pada malam final kontes Eurovision yang digelar di Tel Aviv, Sabtu (18/5/2019) malam. AFP / ORIT PNINIMomen ketika dua penari latar yang mengenakan kostum dengan bendera Palestina dan Israel berjalan berdampingan saat penampilan Madonna pada malam final kontes Eurovision yang digelar di Tel Aviv, Sabtu (18/5/2019) malam.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Bendera Palestina terlihat dalam sebuah acara kontes lagu yang digelar di Tel Aviv, memicu kecaman dari menteri kebudayaan Israel yang menyebutnya sebagai kesalahan.

Bendera tersebut muncul saat penampilan penyanyi Madonna, dalam malam final Eurovision, pada Sabtu (18/5/2019) malam.

Saat tampil membawakan lagu terbarunya yang berjudul "Future", Madonna bernyanyi bersama rapper AS, Quavo, dengan diiringi sejumlah penari.

Dalam satu kesempatan, sepasang penari berjalan sambil bergandengan tangan membelakangi penonton.

Saat itulah terlihat jelas bendera Palestina terpasang pada bagian punggung kostum yang dikenakan penari, sementara penari lainnya menggunakan kostum dengan bendera Israel.

Baca juga: Peringati Hari Nakba, 65 Warga Palestina Terluka Saat Unjuk Rasa di Gaza

Momen itu tak pelak menuai kecaman dari Israel, dengan Menteri Kebudayaan Miri Regev, menyebut hal itu sebagai "kesalahan".

"Itu adalah sebuah kesalahan. Politik dan acara budata tidak seharusnya dicampuradukkan, dengan segala hormat kepada Madonna," ujarnya kepada wartawan sebelum menghadiri pertemuan kabinet, Minggu (19/5/2019).

Regev juga mengkritik stasiun penyiaran publik Israel, KAN, yang dianggap telah gagal mencegah bendera tersebut ditampilkan.

Selain saat penampilan Madonna, bendera Palestina juga terlihat ketika pengumuman pemenang kontes. Peserta asal Islandia, Hatari terlihat membentangkan syal dengan motif bendera Palestina.

Serikat Penyiaran Eropa (EBU), yang bertanggung jawab menyelenggarakan kontes, mengaku telah berupaya menjauhkan isu politik dari acara tersebut dan menyesalkan kedua momen penampakan bendera Palestina itu.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X