Siaran Online Diretas, Peringatan Palsu Serangan Roket Tersiar di Israel

Kompas.com - 15/05/2019, 20:21 WIB
Ilustrasi peretas.Getty Images/iStockphoto Ilustrasi peretas.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Sebuah peringatan palsu serangan roket secara tiba-tiba tersiar saat semifinal kontes menyanyi, Eurovision, pada Selasa (14/5/2019) malam, yang diselenggarakan di Israel.

Malam semifinal kontes menyanyi Eurovision 2019 disiarkan secara online oleh stasiun penyiaran Israel, KAN.

Namun di tengah acara, mendadak muncul sebuah citra satelit yang menunjukkan lokasi kota di tepi laut yang kemudian tertutup kepulan asal, yang tampak seperti akibat serangan roket.

Selanjutnya, muncul pesan dalam bahasa Inggris yang menyerupai peringatan resmi oleh militer Israel tentang serangan yang akan datang dan didahului suara sirine.


Namun peringatan yang sama tidak ditampilkan dalam tayangan siaran televisi reguler. Diduga siaran online itu telah diretas untuk secara sengaja menampilkan peringatan palsu tersebut.

Baca juga: Viral soal Kabar Server Diretas Komunis China, Ini Kata KPU

Pihak perusahaan penyiaran publik, KAN, telah menuding kelompok Hamas, yang memegang kendali di Gaza, sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam serangan siber itu.

"Pada satu titik, telah terjadi pengabilalihan, yang tampaknya dilakukan oleh Hamas, terhadap siaran digital kami," kata ketua KAN, Eldad Koblenz, dikutip AFP, Rabu (15/5/2019).

"Namun serangan peretasan tersebut dapat teratasi dalam hitungan menit. Saya rasa itu adalah kemenangan tercepat Israel atas Hamas sepanjang sejarah," tambahnya dalam sebuah wawancara dengan radio militer Israel.

Israel menjadi tuan rumah ajang kontes Eurovision ke-64 tahun ini setelah kemenangan penyanyi asal Israel, Netta Barzilai, dalam ajang tahun lalu yang diselenggarakan di Portugal.

Namun peningkatan ketegangan dan kekerasan lintas perbatasan antara Israel dengan Gaza beberapa waktu lalu telah memunculkan kekhawatiran akan kontes yang mungkin menjadi sasaran serangan teror.

Eskalasi terakhir antara Israel dengan kelompok Hamas terjadi pada dua pekan lalu, dengan aksi saling serang roket terjadi selama dua hari sebelum berakhir dengan gencatan senjata sementara.

Kelompok Hamas disebut telah menembakkan hingga lebih dari 690 roket ke wilayah Israel, sementara Tel Aviv membalas dengan menargetkan puluhan sasaran di Gaza.

Baca juga: Twitter Keluarga Kerajaan Inggris Unggah Pertanyaan Aneh, Diretas?

Tercatat empat warga sipil Israel dan 25 warga Palestina, termasuk sembilan anggota kelompok militan, tewas selama perang roket antara kedua pihak.

Kontes menyanyi Eurovision 2019 akan menggelar malam puncak final pada Sabtu (18/5/2019) mendatang dengan menampilkan penyanyi internasional, Madonna. Sekitar 20 juta orang diperkirakan akan turut menyaksikan acara tersebut.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X