Malaysia Tangkap 4 Pria yang Siapkan Serangan di Bulan Ramadhan

Kompas.com - 13/05/2019, 17:33 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Kepolisian Malaysia menangkap empat orang pria yang dicurigai merencanakan serangan teror di sekitar Kuala Lumpur di bulan Ramadhan ini.

Keempat orang itu terdiri atas dua orang Rohingya asal Myanmar serta masing-masing satu warga Malaysia dan Indonesia.

Inspektur Jenderal Abdul Hamid Bador mengatakan, kelompok yang dikenal dengan nama "kawanan serigala" itu merencanakan serangan besar-besaran di pekan pertama Ramadhan.

Baca juga: Otoritas Malaysia Tangkap Terduga Anggota Kelompok Abu Sayyaf Filipina


Serangan ini dilakukan untuk membalas kematian seorang petugas pemadam kebakaran Muslim yang tewas dalam kerusuhan di sebuah kuil Hindu akhir tahun lalu.

"Sel ini juga merencanakan pembunuhan seorang tokoh yang dituduh menghina dan gagal menegakkan Islam," ujar Abdul Hamid dalam jumpa pers, Senin (13/5/2019).

Namun, Abdul Hamid tidak menjelaskan target-target yang diincar kelompok ini.

Salah seorang pria Rohingya yang menjadi tersangka mengatakan kepada polisi bahwa dia adalah pendukung Tentara Penyelamat Arakan Rohingya (ARSA).

"ARSA adalah kelompok pemberontak yang diduga berada di balik sejumlah pembunuhan dan penyerangan di negara bagian Rakhine, Myanmar," ujar Abdul Hamid.

Baca juga: Malaysia Tangkap 7 Terduga Ektremis, Termasuk Pengirim Dana ke JAD

Pria Rohingya ini, tambah Abdul Hamid, mengantungi surat identitas yang diterbitkan badan urusan pengungsi PBB (UNHCR).

Selain menangkap keempat tersangka, kepolisian Malaysia juga menyita sepucuk senjata api dan enam buah bom rakitan.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X