Kecelakaan Pesawat Rusia, Pilot Sebut Ada Petir yang Menyambar

Kompas.com - 06/05/2019, 17:35 WIB
Pesawat Sukhoi Superjet 100 milik maskapai Aeroflot yang rusak setelah pendaratan darurat di bandara Sheremetyevo, Moskow, 5 Mei 2019.(City News Moskva/Handout via REUTERS) HANDOUTPesawat Sukhoi Superjet 100 milik maskapai Aeroflot yang rusak setelah pendaratan darurat di bandara Sheremetyevo, Moskow, 5 Mei 2019.(City News Moskva/Handout via REUTERS)

MOSKWA, KOMPAS.com - Pesawat penumpang rusia mendarat di landasan bandara tersibuk di Moskwa dengan api besar sehingga menewaskan 41 orang pada Minggu (5/5/2019).

Pesawat Sukhoi Superjet-100 milik maskapai Aeroflot terbakar ketika mendarat di Bandara Sheremetyevo dengan membawa 78 penumpang dan kru.

Laporan kantor berita AFP, Senin (6/5/2019), melaporkan sang pilot menyebut kilat memicu pesawat harus mendarat darurat.

Baca juga: Pesawat Meloncat Seperti Belalang dan Terbakar ketika Sudah di Tanah

Meski penyelidik sedang mencari tahu penyebab kebakaran tersebut, namun pilot Denis Yevdokimov mengatakan, pesawat kehilangan komunikasi dan harus berganti pada mode kendali darurat karena kilat menyambar saat pesawat menuju kota Murmansk.

Pilot tersebut tidak menjelaskan secara rinci apakah pesawat terkena petir secara langsung atau tidak.

"Kami berhasil memulihkan komunikasi melalui frekuensi darurat pada koneksi radio," katanya.

"Tapi terhubung untuk sesaat dan terus terputus. Hanya bisa melaporkan beberapa kata saja," ujarnya kepada harian Komsomolskaya Pravda.

Yevdokimov meyakini kebakaran yang terjadi saat pendaratan disebabkan oleh tanki bahan bakar penuh.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat mendarat dengan keras dan kemudian melaju di landasan pacu dengan kebakaran pada bagian belakang.

Penumpang terlihat turun dari seluncur darurat di bagian depan pesawat dan berlari menjauh dari si burung besi. Sementara, terlihat asap hitam mengepul ke langit.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X