Hilang di Gunung, Tiga Pendaki Berpengalaman Diduga Tewas Tertimbun Longsor

Kompas.com - 19/04/2019, 14:51 WIB
Pemandangan puncak pegunungan di Taman Nasional Banff di Alberta, Kanada. AFP / ROBYN BECKPemandangan puncak pegunungan di Taman Nasional Banff di Alberta, Kanada.

BANFF, KOMPAS.com - Tiga pendaki gunung profesional dilaporkan hilang di pegunungan di Kanada. Ketiganya diyakini telah tewas akibat longsor.

Ketiga pendaki tersebut yakni seorang warga Amerika, Jess Roskelley (36), serta dua warga Austria, Hansjorg Auer (35) dan David Lama (28), dilaporkan hilang pada Selasa (16/4/2019) malam di Taman Nasional Banff.

Misi pencarian pun diluncurkan keesokan harinya dengan pencarian di darat maupun melalui udara.

Dilansir AFP, yang mengutip pernyataan dari Badan Taman Kanada, ketiga pendaki tersebut berusaha menuju puncak dengan melalui sisi timur Howse Pass, yang dikenal sangat sulit dan terisolasi.

Baca juga: Berbagai Misi Mencapai Puncak Everest, Penerbangan hingga Pendaki Termuda

Ketiga pendaki itu disebut merupakan bagian dari tim atlet berpengalaman yang disponsori oleh perusahaan alat luar ruang, The North Face, seperti yang telah dikonfirmasi oleh perusahaan yang berbasis di AS itu kepada AFP.

"Tim penyelamat mengklaim menemukan tanda-tanda berupa longsoran dan puing-puing yang cocok dengan peralatan pendakian, sehingga menduga bahwa para pendaki telah tewas," kata Badan Taman Kanada.

Kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah pegunungan di perbatasan antara Alberta dengan British Columbia telah meningkatkan risiko terjadinya longsor. Hal tersebut juga memaksa proses pencarian dihentikan demi alasan keamanan.

"Kecil kemungkinan ketiga pria itu dapat selamat," ujar John Roskelley, ayah dari salah satu pendaki yang hilang, Jess Roskelley, kepada media AS.

"Rute yang mereka lalui kali ini sudah pernah mereka lakukan pada tahun 2000 silam. Ini adalah salah satu rute di mana Anda harus dalam kondisi yang tepat atau pendakian akan berubah menjadi mimpi buruk. Dan ini adalah salah satu perjalanan pendakian yang berubah menjadi buruk," kata John.

John juga dikenal sebagai salah satu pendaki gunung terbaik dari AS. Pada 2003, dia pernah mendaki Puncak Everest bersama anaknya, Jess, yang saat itu berusia 20 tahun, menjadinya putranya itu sebagai pendaki termuda yang menaklukkan Everest pada kala itu.

Baca juga: Hilang 13 Hari di Gunung di Pakistan, Jenazah Dua Pendaki Eropa Ditemukan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X