Hilang 13 Hari di Gunung di Pakistan, Jenazah Dua Pendaki Eropa Ditemukan

Kompas.com - 09/03/2019, 23:00 WIB
Gunung Nanga Parbat di Pakistan, yang dikenal sebagai gunung tertinggi kesembilan di dunia. SHUTTERSTOCKGunung Nanga Parbat di Pakistan, yang dikenal sebagai gunung tertinggi kesembilan di dunia.

NANGA PARBAT, KOMPAS.com - Jenazah dua pendaki asal Inggris dan Italia yang dilaporkan hilang di gunung di Pakistan selama hampir dua minggu akhirnya ditemukan, Sabtu (9/3/2019).

Dilansir AFP, kedua pendaki bernama Tom Ballard dan Daniele Nardi, terakhir kali diketahui saat hendak mendaki Gunung Nanga Parbat di Pakistan utara, pada 24 Februari lalu.

Gunung setinggi 8.125 meter itu merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Himalaya dan dikenal sebagai puncak tertinggi kesembilan di dunia.

Kedua pendaki diduga mendaki melalui rute yang belum pernah berhasil dilalui sebelumnya.


Kabar ditemukannya jenazah kedua pendaki telah dikonfirmasi oleh Duta Besar Italia untuk Pakistan, Stefano Pontecorvo, melalui akun media sosial Twitter miliknya.

Baca juga: Tiga Pendaki Gunung Tampomas Tersambar Petir, Tim Penyelamat Diterjunkan

Jenazah kedua pendaki diidentifikasi melalui hasil foto udara.

"Dengan menyesal kami mengumumkan bahwa proses pencarian telah resmi berakhir. Tim pencari telah mengkonfirmasi bahwa siluet yang terlihat di ketinggian 5.900 meter merupakan Daniele dan Tom," tulis Pontecorvo, Sabtu (9/3/2019).

Pengumuman tentang ditemukannya jenazah kedua pendaki Eropa itu juga telah diumumkan melalui laman Facebook milik salah satu korban, Daniele Nardi.

"Kami informasikan kepada Anda bahwa pencarian untuk Dainele dan Tom telah berakhir. Sebagian dari mereka akan tetap berada di Nanga Parbat," tulis pesan di Facebook tersebut.

Jenazah kedua pendaki ditemukan setelah dilakukannya proses pencarian secara luas oleh tim Spanyol dengan bantuan pendaki gunung Pakistan, Rehmatullah Baig, yang terakhir mendaki bersama kedua korban sebelum berbalik.

Proses pencarian korban sempat tertunda setelah terjadinya peningkatan ketegangan antara Pakistan dengan India yang berdampak pada penutupan wilayah udara Pakistan.

Tim pencari terpaksa menunggu izin dari otoritas penerbangan setempat sebelum dapat mengirim helikopter untuk membantu proses pencarian.

Diketahui bahwa Tom Ballard, salah satu korban dalam insiden kali ini, merupakan putra dari pendaki gunung wanita pertama yang menaklukkan Gunung Everets seorang diri, Alison Hargreaves.

Dia meninggal pada 1995 saat menuruni gunung K2, gunung tertinggi kedua di dunia yang juga berlokasi di Pakistan utara.

Baca juga: Pendaki Taiwan Berjuluk Bikini Climber Gigi Wu Tewas karena Hipotermia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X