Tulis Kisah Homoseksualitas Para Biksu, Novelis Sri Lanka Ditangkap

Kompas.com - 02/04/2019, 21:23 WIB
Ilustrasi seseorang diborgol. THINKSTOCKIlustrasi seseorang diborgol.
|

KOLOMBO, KOMPAS.com - Seorang novelis Sri Lanka ditahan karena menulis kisah soal homoseksualitas di kalangan biksu Buddha.

Shakthika Sathkumara (33) ditangkap di kota Polgahawela di wilayah utara negeri itu, Senin (1/4/2019).

Shakthika kemudian ditahan selama sembilan hari setelah sejumlah biksu mengadukantulisan sang novelis ke polisi.

Baca juga: Polisi Periksa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Novelis Belanda di Solo

Cerita pendek yang ditulis Shakthika berisi referensi tak langsung soal praktik homoseks di kalangan biksu.

Padahal para biksu memiliki pengaruh besar di negara yang mayoritas penduduknya memeluk agama Buddha itu.

"Sekelompok biksu memprotes referensi praktik homosekseksualitas di kalangan biksu menghina agama Buddha," ujar seorang juru bicara kepolisian.

Cerita pendek yang bermasalah itu dipublikasikan lewat akun resmi Shakthika dengan menggunakan bahasa Sinhala.

Kepolisian mengatakan, para biksu yang melaporkan masalah ini menolak untuk menyelesaikan kasus ini di luar pengadilan. Para biksu ini bersikukuh agar Shakthika diproses secara hukum.

Shakthika kemudian dihadapkan ke pengadilan lokal yang mendakwanya telah memicu kebencian terhadap agama di bawah perjanjian HAM internasional PBB yang juga  ditandatangi Sri Lanka.

Sementara itu, para aktivis lokal memprotes atas apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran Konvensi Internasional tentang Hak Sipil dan Politik.

"Polisi telah menyalah gunakan wewenang dengan membuat penangkapan yang sewenang-wenang," demikian pernyataan Gerakan Media Bebas.

"Kami mengecam tindakan kepolisian," tambah organisasi itu.

Baca juga: Saat Novelis Terperosok Lelucon Gagal...

Biksu Buddha diwajibkan untuk hidup selibat atau tidak menikah.

Sementara, homoseksualitas adalah tindakan melawan hukum di Sri Lanka sesuai dengan undang-undang 1883 buatan Inggris.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X