Ketahuan Main Mahyong di Rumah, 6 Guru Ditangkap dan Dipenjara

Kompas.com - 18/03/2019, 20:23 WIB
Ilustrasi bermain mahyong. ShutterstockIlustrasi bermain mahyong.

LIJIANG, KOMPAS.com - Enam orang guru di kawasan barat daya China dilaporkan tertangkap dan mendapat hukuman karena ketahuan bermain mahyong di rumah.

Media lokal Thepaper.cn via SCMP memberitakan Senin (18/3/2019), mereka berkumpul di rumah salah seorang guru di Yongsheng County, Lijiang, Februari lalu.

Baca juga: Berjudi hingga Rp 9,9 Miliar, Mantan Anggota Girlband Divonis 6 Bulan Penjara

Kepolisian Yongsheng menyatakan, mereka menahan keenam guru itu dalam insiden yang terjadi di tengah masa liburan sekolah.

Para guru yang bekerja di dua SD dan satu TK itu ditahan selama 10 hari, dan masing-masing mendapat denda 500 yuan, atau sekitar Rp 1 juta.

Selain itu, para guru tersebut dikabarkan juga mendapatkan hukuman berupa penurunan pangkat dari biro pendidikan setempat.

Berjudi merupakan aktivitas ilegal di China dengan mahyong sering dianggap berada di area abu-abu. Untuk bermain, dikabarkan para pemain harus bertaruh sejumlah uang.

Di Provinsi Yunnan tempat insiden itu terjadi, batas taruhan adalah 200 yuan, sekitar Rp 423.000, per orang. Di Wuhan, taruhannya 1.000 yuan, sekitar Rp 2,1 juta, per orang.

Juru bicara Biro Pendidikan Yongsheng mengemukakan, judi adalah ancaman masyarakat, dan guru yang ketahuan melakukannya bakal dihukum.

Tidak hanya guru. Kepala sekolah tempat guru itu mengabdi juga menerima hukuman berupa diskualifikasi dari penghargaan tahunan.

Penangkapan guru itu menuai reaksi beragam dari warganet Weibo, dengan kebanyakan netizen bersimpati kepada para guru tersebut.

"Reaksi ini berlebihan. Tidak bisakah guru-guru itu mendapatkan sedikit hiburan selama liburan sekolah?" tanya seorang netizen.

Baca juga: Tipu Mendagri Tjahjo Rp 10 Juta, Pelaku Gunakan untuk Berjudi



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X